LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten termasuk salah satu provinsi yang menjadi prioritas penanganan stunting karena berada pada peringkat lima besar dengan angka stunting tertinggi secara nasional.
Hasil survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) Tahun 2021, terdapat 294.862 balita stunting di Provinsi Banten. Angka ini menempatkan Banten sebagai provinsi kelima terbesar yang memiliki balita kerdil setelah Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Sumatera Utara.
Pj Gubernur Banten Al Muktabar tidak menampik bahwa tingkat stunting di Tanah Jawara masih sangat tinggi. Katanya, saat ini angka stunting di Banten sudah menurun di angka 21 persen.
“Seperti rekan-rekan media ketahui bahwa beberapa waktu akhir ini tingkat stunting di Provinsi Banten ada penurunan dari angka 24 persen, sekarang menjadi sekitar 21 persen dan itu akan terus kita upayakan,” kata Al Muktabar kepada wartawan usai menghadiri acara bakti sosial Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) di Terminal Ciboleger, Desa Bojongmenteng, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Rabu 18 Januari 2023.
Al Muktabar mengatakan, sesuai dengan arahan Presiden pihaknya akan melakukan penanganan stunting dengan cara melakukan pendekatan yang berbasis kearifan lokal. Pihaknya juga akan menyelaraskan berbagai program lintas sektor dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota.











