PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang mencatat sebanyak 40 persen warga Kabupaten Pandeglang sudah coklit (pencocokan dan penelitian) oleh petugas Pantarlih (pemutakhiran data pemilih). Coklit dilakukan oleh 3.752 Petugas Pantarlih yang tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang.
Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Munawar mengatakan, jumlah daftar pemilih warga Kabupaten Pandeglang sebanyak 989.161 jiwa hak pilih.
“Dari jumlah daftar pemilih 989.161 orang, sebanyak 40 persen sudah dicoklit. Oleh petugas Pantarlih,” katanya kepada radarbanten.co.id, Rabu 22 Februari 2023.
Coklit dilakukan oleh petugas Pantarlih yang tersebar di 35 kecamatan di Kabupaten Pandeglang. Jumlah petugas Pantarlih sebanyak 3.752 orang.
“Mereka secara serentak sudah melakukan coklit dari semenjak 12 Februari lalu. Hingga hari ke-10 jumlah warga Kabupaten Pandeglang yang sudah tercoklit sebanyak 40 persen dari jumlah daftar pemilih sebanyak 989.161 orang,” katanya.
Daftar pemilih yang diterima KPU Pandeglang merupakan hasil sinkronasi antara Kemendagri dengan KPU RI. Hasil sinkronasi itu data daftar pemilihnya diteruskan ke KPU Provinsi Banten.
“Kemudian dipetakan sesuai kabupaten dan kota. Untuk Kabupaten Pandeglang ya sebanyak 989.161 orang,” katanya.
Munawar mengungkapkan, sementara ini petugas Pantarlih tidak menemukan kendala yang berarti. Mereka secara maraton melalukan coklit dengan mengetuk pintu dari satu pintu ke pintu lain.
“Sebelum terjun ke lapangan mereka sudah mengikuti pembekalan. Jadi coklit itu jangan asal coret ketika orangnya tak ada tapi pencoretan itu harus disertai surat semisal orangnya meninggal maka minimal harus ada keterangan surat dari pihak desa setempat,” katanya.
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i mengajak kepada semua warga Kabupaten Pandeglang agar menyukseskan kegiatan Coklit Pemilu 2024.
“Agar memberikan informasi yang benar tentang identitas diri sesuai adminduk yang di miliki pada saat petugas Pantarlih mendatangi rumah. Karena memang mereka mendapatkan tugas untuk mendata daftar pemilih,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Ahmad Lutfi











