SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Baru dibuka sehari, PT Kereta Api Indonesia (KAI) langsung menutup kembali jalur frontage Unyur-Kaligandu, Senin 10 April 2023.
Penutupan Jalur Frontage Unyur-Kaligandu tersebut dilakukan, karena perlintasan tersebut belum difasilitasi rambu lalu lintas, palang pintu kereta api dan posko penjaga.
Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Serang Bambang Kartika mengatakan, pembukaan jalur frontage akan dilakukan setelah semua rambu telah rampung terpasang.
“Semua ada prosesnya barangkali kita sudah berkoordinasi dengan kementerian. Semuanya itu sudah kita selesaikan satu-satu,” ujarnya kepada wartawan.
Kata Bambang, palang pintu sesuai dengan yang disampaikan kepada Kementerian Perhubungan dan yang sudah disetujui pihaknya akan menggunakan palang pintu elektrik.
“Kita rambunya nanti dibuat semuanya ada, SOP nya ada, setelah itu baru kita pasang semua,” katanya.
Menurut Bambang, rambu lalu lintas efektifnya akan dipasang setelah lebaran. Hal ini sesuai dengan arahan Direktorat Jendral Perkeretaapian larangan sebelum lebaran tidak boleh ada aktivitas pekerjaan apapun.
“Sementara semua ditutup oleh PT KAI sampai semua selesai terpasang, untuk keamanan dan keselamatan juga. Nanti dibuka secara resmi di sini,” katanya.
Smentara itu, salah seorang petugas PT KAI yang menutup jalur frontage Unyur, Sabar, mengatakan, penutupan dilakukan karena belum ada kesiapan dari Pemkot Serang.
“Jadi harus ditutup dulu. Karena ini sangat fatal. Sambil menunggu fasilitas dan rambu lalu lintas,” katanya.
Salah seorang warga, Tabrani mengatakan, palang beton yang dipasang oleh PT KAI sempat bibuka oleh masyarakat. Saat ini, dipasang kembali.
“Sekarang dipasang lagi penghalangnya sama PT KAI. Masyarakat membuka palangnya biar mobil bisa lewat,” katanya.
“Kata pihak KAI nya jangan terlalu banyak jalur takut bahaya kalau ada kereta lewat, jadinya ditutup,” tambahnya. (*)
Reporter : Fauzan Dardiri
Editor: Aas Arbi











