PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Program Studi Biologi Fakultas Sains UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten menggelar kuliah lapangan pada 19-20 Mei 2023 di Taman Hutan Raya, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang.
Kuliah lapangan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dan penguatan materi untuk matakuliah ekologi hutan tropis dan ekologi perairan.
Kegiatan diikuti 40 mahasiswa Program Studi Biologi semester 6 dan 4 asisten praktikum mahasiswa semester 8, yang didampingi dua dosen pengampu ekologi hutan tropis dan ekologi perairan, yaitu Eri Sulistiati dan Eni Nuraeni.
Ketua pelaksana kegiatan, Arsana, mahsaiswa Biologi semester 6, menjelaskan, tema dari kegiatan kuliah lapangan ini adalah identifikasi keragaman biota di Pantai Carita dan Taman Hutan Raya sebagai karakter penunjang kelestarian ekosistem.
”Kegiatan ini bertujuan sabagai salah satu penguatan teori yang sudah disampaikan di kelas, baik mata kuliah hutan tropis maupun ekologi perairan,” kata Arsana dalam siaran pers Program Studi Biologi.
Lokasi kuliah lapangan untuk mata kuliah hutan tropis dilaksanakan pada 3 lokasi di area Taman Hutan Raya Provinsi Banten.
Eni Nuraeni selaku dosen pengampu matakuliah hutan tropis menjelaskan, pemilihan lokasi ini berdasarkan kondisi faktor abiotik dan vegetasi. Dalam kegiatan praktik di lapangan mahasiswa diminta untuk mengukur faktor biotik, di antaranya derajat keasaman (pH) tanah, intensitas cahaya, kelembaban tanah, serta suhu lingkungan. Selain faktor abiotik, mahasiswa juga dituntut untuk mengamati dan menginventarisasi beberapa flora dan fauna yang ada di sekitar plot pengamatan.
Untuk praktuk kegiatan ekologi perairan, lanjut dia, mahasiswa didampingi oleh relawan dari pemerhati lingkungan konservasi alam laut, yaitu Zuy Yusuf Permana.
Kegiatan ini dilakukan di Pantai Ketapang. Mahasiswa diminta untuk mnegukur faktor abiotik air laut, di antaranya parameter kecerahan, kadar salinitas, dan suhu air. Selain itu, mahasiswa diminta untuk mengamati semua organisme yang ada di area sekitar pantai.
Pada akhir kegiatan, beberapa mahasiwa menyampaikan kesan dari kegiatan kuliah lapangan ini.
Odeta sebagai perwakilan dari salah satu mahasiwa merasa senang, dapat langsung berinteraksi dan menguji faktor abiotik langsung di lapangan.
Kepala UPTD Pengelolaan Taman Hutan Raya Hudri menilai kegiatan kuliah lapangan sangat positif karena akademisi dari UIN Banten menggali potensi sains lain yang terkandung di hutan Taman Hutan Raya atau Tahura.
“Tentu kami sangat mengapresiasi dan mudah-mudanan ke depan kerjasamanya bisa lebih ditingkatkan lagi,” katanya. *
Editor: Aas Arbi











