slot bcaslot bonus new memberslot ovoslot server thailandslot pulsa tanpa potongankaka hokiempire88tuanpencetempire88raja botaknaga empirenaga empire
radarbanten.co.id
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
No Result
View All Result
radarbanten.co.id
No Result
View All Result
Home Kota Serang

Masih Ada Disparitas Pembangunan di Banten Selatan, Pemprov Diminta Tidak Cuma Omong

Yusuf Permana by Yusuf Permana
19-07-2023 14:33:54
in Kota Serang, Utama
Masih Ada Disparitas Pembangunan di Banten Selatan, Pemprov Diminta Tidak Cuma Omong
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Akademisi sekaligus pengamat politik dan kebijakan publik Universitarls Serang (Unsera), Ahmad Sururi, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten untuk tidak cuma omong dalam mewujudkan pemerataan pembangunan di Provinsi Banten.

Sebab, usai berpisah dengan Provinsi Jawa Barat 23 tahun silam, di Banten masih terdapat disparitas atau ketimpangan pembangunan. Hal itu dapat terlihat dari jauhnya perbedaan antara pembangunan di Banten Selatan dengan Banten Utara. 

Baca Juga :

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Pemprov Banten Targetkan Seleksi Dirut Tiga BUMD Rampung Agustus 2026

Pemprov Banten Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung, Sekolah Baru Dibangun 3 Lantai

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Walaupun begitu, ia mengapresiasi gagasan dari Penjabat (Pj) Gubernur Banten yang ingin menyingkirkan disparitas itu dengan menjadikan Banten Selatan sebagai daerah pertumbuhan ekonomi baru.

“Gagasan dan formulasi saja tidak cukup, harus diimplementasikan. Karena sebenarnya wacana potensi dan gap pembangunan Utara dan Selatan sudah seringkali disampaikan. Tidak hanya gap pembangunan, fokus juga ke Ibukota Provinsi Banten yaitu Kota Serang, terutama pembangunan infrastruktur tata kota,” kata Sururi, Rabu, 19 Juli 2023.

Di tengah berbagai capaian keberhasilan pembangunan Banten, tidak bisa pungkiri bahwa disparitas pembangunan antara daerah-daerah di Provinsi Banten masih sangat tinggi.

Dalam batas-batas objektif bisa bandingkan capaian pembangunan antara daerah-daerah di Provinsi Banten masih sangat tinggi.

Oleh sebab itu, dalam konteks hari ini, isu dispartitas masih relevan untuk didiskusikan dalam perspektif kebijakan publik dan ruang lingkup pembangunan daerah.

Salah satu keinginan dan motivasi Banten memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat, 22 tahun yang lalu, adalah mendorong agar tidak terjadi lagi disparitas pembangunan terutama di daerah-daerah seperti Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang dengan daerah-daerah lainnya di Jawa Barat.

“Akan tetapi ternyata disparitas pembangunan tersebut masih menjadi permasalahan yang belum terselesaikan hingga saat ini. Kabupaten Lebak dan Pandeglang di bagian Selatan Banten masih mengalami ketertinggalan pembangunan dibandingkan dengan saudara-saudaranya di bagian Utara seperti Kota Tangerang, Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Kota Cilegon, dan Serang,” katanya.

Indikator yang menunjukkan tingginya disparitas pembangunan adalah kemandirian atau kemampuan daerah untuk membiayai aktivitas pembangunan dan pemerintahan atau dikenal dengan Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF).

Data Laporan Perekonomian Banten, bulan Agustus 2022, mencatat bahwa DDF Kabupaten Lebak (15,2 persen), Pandeglang (11,8 persen) yang sebagian besar daerahnya didominasi pertanian dan perkebunan. Kota Serang (15,0 persen) sebagai pusat perdagangan dan jasa. Sedangkan DDF tertinggi terdapat di Kota Tangerang (50,7 persen), Kota Tangerang Selatan (48,5 persen) dan Kabupaten Tangerang sebesar (45,6 persen) yang sebagian besar didominasi industri pengolahan, real estate dan perdagangan dan Kota Cilegon sebesar (45,4 persen) yang didominasi industri.

Hal ini menunjukkan bahwa Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kota Serang yang memiliki angka DDF rendah merupakan daerah yang memiliki ketergantungan yang sangat besar terhadap dana Pemerintah Pusat untuk membiayai aktivitas pembangunan dan pemerintahannya.

“Sedangkan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kota Cilegon yang memiliki DDF tinggi merupakan Kabupaten/Kota yang memiliki tingkat ketergantungan rendah terhadap dana Pemerintah Pusat untuk membiayai aktivitas pembangunan dan pemerintahannya,” ucapnya.

Selain itu, indikator tingginya disparitas pembangunan di Provinsi Banten dapat dilihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) antara masing-masing daerah di Banten.

IPM menurut standar United Nations Development Program (UNDP), terdiri dari  empat kriteria, yakni IPM >80 kategori sangat tinggi, IPM 70-79 kategori tinggi dan IPM 60-79 kategori sedang.

Berdasarkan data IPM Provinsi Banten tahun 2022 mencatat, Kota Tangerang Selatan merupakan satu-satunya daerah di Banten yang mencapai angka IPM 81,95 (kategori sangat tinggi), mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebesar 81,60 dan bersaing dengan Kabupaten/Kota lain di Indonesia, bahkan capaian IPM tersebut melebihi capaian IPM Provinsi Banten yaitu 73,32 (kategori tinggi) yang mengalami peningkatan dibanding tahun 2021 sebsar 72,72.

Kabupaten dan Kota di Provinsi Banten lainnya yang berada pada kategori tinggi yaitu, Kota Tangerang (78,90), Kota Cilegon (73,95), Kota Serang (72,98), Kabupaten Tangerang (72,97).

Sedangkan Kabupaten/Kota yang mencapai kategori sedang adalah Kabupaten Serang (67,75), Kabupaten Pandeglang (65,84) dan Kabupaten Lebak (64,71).

“Pencapaian masing-masing IPM masing-masing Kabupaten/Kota tersebut sekaligus juga menunjukkan tinggi dan rendahnya kontribusi terhadap pencapaian IPM Provinsi Banten. Kota Tangerang Selatan, Kota Tangerang, Kota Cilegon, Kota Serang, Kabupaten Tangerang merupakan Kabupaten/Kota yang memiliki kontribusi tinggi terhadap capaian IPM Provinsi Banten, sedangkan Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak merupakan Kabupaten/Kota yang memiliki tingkat kontribusi rendah terhadap capaian IPM Banten,” ungkapnya.

Inovasi kebijakan publik sebagai sebuah keniscayaan secara prinsip dan substantif akan memberikan penguatan dalam merespon dan menyelesaikan problematika di tengah masyarakat.

Persoalan-persoalan seperti disparitas pembangunan karena kurang tepatnya analisis kebijakan, perilaku koruptif para pejabat publik, permasalahan ketahanan pangan, persoalan kemiskinan dan pengangguran, serta pendidikan yang rendah merupakan beberapa contoh kegagalan kebijakan publik dalam memecahkan permasalahan tersebut.

“Dengan demikian, inovasi menjadi salah satu alternatif terbaik dalam dimensi kebijakan publik di masa kini dan di masa yang akan datang. Oleh sebab itu, maka mendorong inovasi kebijakan merupakan suatu preferensi bagi stakeholder kebijakan pembangunan di Provinsi Banten, akan tetapi keberhasilan inovasi kebijakan memerlukan beberapa prasyarat yaitu dukungan pemerintahan yang efektif, kapasitas sosial dan kapasitas kebijakan,” jelasnya.

Sururi pun berharap, Pemprov Banten bisa mengimplementasikan berbagai gagasan dalam memutus disparistas pembangunan yang saat ini masih menjadi dasar berbagai problematika di Banten ini. 

Sebab, menurutnya, menciptakan kesetaraan pembangunan semua Kabupaten/Kota di Provinsi Banten sehingga berdampak pada kesejahteraan masyarakat bukan sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan.

“Hal tersebut dapat terwujud apabila ada kemauan dan komitmen yang konsisten dari seluruh stakeholder kebijakan di Provinsi Banten. Modal potensi dan sumber daya besar yang dimiliki oleh Provinsi Banten dengan dibarengi gagasan inovasi kebijakan dan dukungan pemerintah yang efektif, peningkatan kapasitas sosial dan kapasitas kebijakan menjadi instrument akselerasi untuk meminimalkan disparitas pembangunan,” pungkasnya.

“Juga penting bagi seluruh stakeholder kebijakan di Provinsi Banten untuk tetap merawat kesadaran sense of belonging to Banten demi mewujudkan Banten yang maju, mandiri, berdaya saing, sejahtera dan berakhlakul karimah,” imbuhnya. (*)

Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agus Priwandono

Tags: Ahmad Sururidisparitas pembangunan di BantenPemprov Banten
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Banyak Pemukiman hingga Event Besar di Kota Serang Jadi Pendongkrak Pendapatan Daerah

Next Post

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ragukan Keaslian Barang Bukti Narkoba Saat Pemusnahan, Ini Klarifikasi Kepala BNN Provinsi Banten

Related Posts

Seleksi Direksi BUMD Banten
BUMD

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

by Yusuf Permana
Selasa, 23 Juni 2026 15:49

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Provinsi Banten membuka kesempatan bagi masyarakat umum, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN), untuk mengikuti seleksi direksi...

Read moreDetails

Pemprov Banten Targetkan Seleksi Dirut Tiga BUMD Rampung Agustus 2026

Pemprov Banten Relokasi SMAN 3 Rangkasbitung, Sekolah Baru Dibangun 3 Lantai

Benyamin Davnie Kejar Kekurangan Dana Transfer Rp74,41 Miliar pada Perubahan APBD 2026

Ini Alasan SMAN 3 Rangkasbitung Direlokasi

DPRD Banten Minta MBG Dihentikan Selama Masa Libur Sekolah

Balita dan Ibu Hamil Bakal jadi Prioritas MBG

Dua Siswi MAN 1 Lebak Perkuat Kontingen Lebak di POPDA XII Banten

Optimalkan Pendapatan Pajak, Bapenda Kabupaten Serang dan Provinsi Banten Masifkan Layanan Jemput Bola

Program Sekolah Gratis Banten Diperluas ke Madrasah Aliyah, Kuota 10 Ribu Siswa

Next Post
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ragukan Keaslian Barang Bukti Narkoba Saat Pemusnahan, Ini Klarifikasi Kepala BNN Provinsi Banten

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ragukan Keaslian Barang Bukti Narkoba Saat Pemusnahan, Ini Klarifikasi Kepala BNN Provinsi Banten

8 Fakta Suami Aniaya Istri di Tangsel, dari Viral Sampai Permohonan Maaf Kapolres Tangsel

8 Fakta Suami Aniaya Istri di Tangsel, dari Viral Sampai Permohonan Maaf Kapolres Tangsel

Penyatuan Tangerang Raya ke Wilayah Hukum Polda Banten Berlarut, Anggota DPR RI Ungkap Penyebabnya

Penyatuan Tangerang Raya ke Wilayah Hukum Polda Banten Berlarut, Anggota DPR RI Ungkap Penyebabnya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 21:02
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 20:52
Beasiswa PIPB Jadi Pintu Wujudkan Mimpi Arman

Beasiswa PIPB Jadi Pintu Wujudkan Mimpi Arman

Selasa, 23 Juni 2026 20:42
Kader Posyandu Tangsel

Kader Posyandu dan Ngider Sehat Jadi Garda Terdepan Penanganan Stunting di Tangsel

Selasa, 23 Juni 2026 16:24
Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Sebut Updating Data DTSEN Bisa Dilakukan, Diajukan Mulai dari Tingkat Desa

Selasa, 23 Juni 2026 15:57
Seleksi Direksi BUMD Banten

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Selasa, 23 Juni 2026 15:49
Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

Selasa, 23 Juni 2026 21:02
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

Selasa, 23 Juni 2026 20:52
Beasiswa PIPB Jadi Pintu Wujudkan Mimpi Arman

Beasiswa PIPB Jadi Pintu Wujudkan Mimpi Arman

Selasa, 23 Juni 2026 20:42
Kader Posyandu Tangsel

Kader Posyandu dan Ngider Sehat Jadi Garda Terdepan Penanganan Stunting di Tangsel

Selasa, 23 Juni 2026 16:24
Dinsos Kabupaten Serang

Dinsos Kabupaten Serang Sebut Updating Data DTSEN Bisa Dilakukan, Diajukan Mulai dari Tingkat Desa

Selasa, 23 Juni 2026 15:57
Seleksi Direksi BUMD Banten

Seleksi Direksi BUMD Banten Dibuka untuk Umum, ASN Harus Pilih Jika Lolos

Selasa, 23 Juni 2026 15:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

Pelepasan Ekspor Baja PT Trimitra Jadi Sorotan

by Bayu Mulyana
Selasa, 23 Juni 2026 21:02

CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID  - Acara pelepasan ekspor baja struktural PT Trimitra Fabrikasi Engineering ke Toronto dan Vancouver, Kanada, di Cilegon, Selasa (23/6/2026),...

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Banten Gelar Khitanan Massal, Donor Darah dan Bakti Kesehatan Gratis

by Fahmi
Selasa, 23 Juni 2026 20:52

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Polda Banten menggelar Bakti Kesehatan berupa khitanan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis serta pemberian obat gratis...

Copyright@2021


istanbul escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
esenyurt escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
avcılar escort
esenyurt escort
beylikdüzü escort
marmaris escort
izmit escort
bodrum escort
antalya escort
antalya escort bayan

Radar Banten, All Rights Reserved

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2021 radarbanten.co.id.

empire88empire88raja botak