PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak tiga lokal ruang Gedung Serba Guna, OSIS dan Seni di SMP Negeri 2 Karangtanjung, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang, belum diperbaiki.
Padahal, tiga lokal gedung itu rusak akibat ambruk pada November 2022.
Selain GSG, OSIS dan Seni, Gedung Perpustakaan SMP Negeri 2 Karangtanjung juga saat ini sudah dikosongkan karena kuda-kuda penyangga atap bangunan patah dan terancam ambruk.
Menurut Kepala SMP Negeri 2 Karangtanjung, Fajar Haryanto, sebanyak tiga lokal itu semula dibangun pada tahun 2007-2008 untuk KBM siswa SMK Negeri 7.
“Tapi sekarang SMK sudah punya lahan sendiri, terus dikembalikan kepada SMP lagi karena tanahnya berada di SMP. Setelah diserahkan ke SMP, sekira tahun 2015-2016 itu kemudian sempat direhab sekali ya,” katanya.
Setelah diserahterimakan, tiga lokal itu dimanfaatkan menjadi gedung serba guna, OSIS dan seni sampai tahun 2022 karena rusak.
“Terus melihat kondisi bangunan ada kerusakan. Terlihat ada kerusakan temboknya miring ke luar, sehingga sebagai bentuk antisipasi, pada bulan Agustus tahun 2022 itu, alat-alat rampak bedug terus marawis dipindahkan ke ruang Lab IPA, dan tiga ruang itu kami kosongkan,” katanya.
Ruang itu dikosongkan karena diprediksi bakal ambruk. Jadi demi keselamatan siswa dikosongkan.
“Prediksi kami terjadi beneran, kalau enggak salah pada bulan November saat itu terjadi gempa. Atap satu ruang kelas abruk dan dua bangunan miring semua,” katanya.
Selanjutnya, pihak sekolah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan mengusulkan perbaikan bangunan. Dan, SMP Negeri 2 Karangtanjung mendapatkan ruang kelas baru (RKB) pada tahun 2023.
“Tahun ini dapat bantuan RKB satu lokal. Tapi untuk rehab tiga lokal ini belum ada kejelasan atau kepastian,” katanya.
“Kalau KBM sendiri tidak terganggu cukup 15 rombongan belajar. Cuman untuk ruang kesenian, OSIS, dan serba guna enggak punya harus menunggu bantuan RKB lagi,” katanya.
Assisten I Pemerintahan dan Kesra (Pemkesra), Setda Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan, hasil dari koordinasi dengan kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga, bahwa tahun ini akan dibangunkan satu RKB.
“Jadi tahun ini dibangunkan satu RKB. Sedangkan untuk yang tiga lokal diusulkan dibangun tahun depan,” katanya. (*)
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Agus Priwandono










