SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak 92 aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akan dilelang di Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL).
Ke-92 aset milik Pemkab Serang itu, di antaranya, alat kesehatan, kendaraan dinas, dan kontainer sampah.
Namun, banyak di antara aset-aset tersebut kondisinya rusak berat lantaran telah 10 tahun tidak terawat.
Kepala Bidang Aset pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Serang, Indra Gunawan mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat ke KPKNL untuk memohon penilaian terhadap objek-objek yang dilelang.
Ia mengatakan, ada sebanyak 92 aset yang nantinya akan dilelang.
“Barangnya ada 92 unit, di antaranya alat kesehatan 40 unit, kontainer sampah 11 unit, kapal motor satu unit, motor roda tiga ada tiga unit, sepeda motor ada 25 unit, mobil roda empat 11 unit, dan dump truck satu unit. Semua barang ini akan kami coba lelang ke KPKNL, sudah kami layangkan suratnya,” katanya, Selasa, 25 Juli 2023.
Indra mengatakan, rata-rata usia-usia dari emua barang tersebut sudah di atas 10 tahun dengan kondisinya sudah rusak berat maka harus segera dilelang. Semua barang ini, tidak dilakukan perbaikan lantaran biayanya akan lebih mahal dan kondisinya sudah tidak etektif.
“Kami juga mempersilahkan masyarakat yang mau ikutan lelang kendaraan tersebut, caranya gampang tinggal buka situs lelang.go.id KPKNL. Kemudian, bikin akun dan daftar disana, nantinya masyarakat baru bisa ikut lelang,” ujarnya.
Indra mengaku, tidak akan melakukan intervensi terhadap kegiatan lelang kendaraan dinas di kantor KPKNL. Karena, pihaknya tidak ingin mengetahui orang yang paling tinggi menawarkan harga tersebut. Kecuali, setelah tutup pendaftaran barulah pihaknya akan mengetahui hasil dari barang yang dilelangnya.
“Seharusnya sebulan ini kita sudah jadwal pelaksanaan lelang, karena ada pengalaman tahun lalu sampai lima bulan, dari penilaian sampai pelaksanaan lelang. Yang jelas kita tidak akan melakukan intervensi, terhadap kegiatan lelang tersebut,” ucapnya. (*)
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agus Priwandono











