PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kursi jabatan lima komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pandeglang mengalami kekosongan terhitung sejak hari ini, Rabu 16 Agustus 2023.
Terjadinya kekosongan jabatan karena lima orang Komisioner Bawaslu Kabupaten Pandeglang telah habis masa jabatannya per Selasa, 15 Agustus 2023.
“Tidak ada pejabat atau penjabatnya. Karena kelima orang Komisioner Bawaslu Pandeglang sudah habis masa jabatannya,” kata Kepala Sekretariat Bawaslu Pandeglang Ade Wawan kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 16 Agustus 2023.
Masa jabatan Komisioner Bawaslu telah habis per Selasa 15 Agustus 2023. Serta sudah dilaksanakan perpisahan.
“Kemarin sudah dilangsungkan acara perpisahan. Seharusnya dibarengi dengan acara pelantikan namun karena belum ada pejabat baru maka sementara kosong,” katanya.
Kekosongan ini, diungkapkan Ade, bukan hanya dialami oleh Bawaslu Pandeglang tetapi seluruh Indonesia. Hal ini terjadi karena adanya penundaan waktu pengumuman calon Anggota Komisioner Bawaslu oleh Bawaslu RI.
“Adanya penundaan pengumuman menyebabkan terjadinya kekosongan Komisioner Bawaslu di sejumlah daerah. Termasuk Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Lima komisioner Bawaslu Kabupaten Pandeglang yang masa jabatannya habis atau berakhir terdiri dari Ketua Bawaslu Ade Mulyadi, dan Anggotanya Lina Herlina, Iman Ruhmawan, Fauzi Ilham, dan Karsono.
“Dari kelima orang komisioner yang dua orang yakni Lina Herlina dan Iman Ruhmawan ikut seleksi Anggota Bawaslu Pandeglang. Dan saat ini sudah masuk dalam 10 besar,” katanya.
Lebih lanjut Ade menjelaskan, dirinya tidak mengetahui secara pasti siapa nanti yang akan menduduki jabatan Komisioner Bawaslu. Harapannya ada petahana yang masuk kembali menjadi Komisioner.
“Minimal kalau ada pimpinan lama untuk konsolidasinya lebih cepet. Mengingat kondisi tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan dan sudah dekat,” katanya.
Ade mengungkapkan, berdasarkan informasi proses pelantikan pengisian kursi jabatan Anggota Bawaslu akan dilangsungkan tanggal 20 Agustus 2023.
“Tapi untuk pastinya kita menunggu arahan Bawaslu Banten. Dan siang hari ini kita diundang ke Bawaslu Banten untuk rapat menerima arahan dan penugasan Kepala Sekretariat atas kosongnya jabatan Komisioner,” katanya.
Ade berharap selama kosongnya jabatan tidak terjadi permasalahan ataupun aduan. Ketika itu terjadi kemungkinan sebelum Sekretariat menerima SK penugasan laporan ditarik ke Bawaslu Banten.
“Sepertihalnya di Bawaslu Cilegon, ada laporan dan ditarik ke Bawaslu Banten,” katanya.
Reporter : Purnama Irawan
Editor: Abdul Rozak











