LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) sudah menetapkan Pj Bupati Lebak yakni Iwan Kurniawan yang merupakan Direktur Perencanaan Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri.
Iwan Kurniawan langsung dilantik oleh Pj Gubernur Banten Al Muktabar di Penodopo Gubernur Banten pada 3 November 2023 lalu. Ditetapkan mengganti Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya yang sudah habis masa jabatannya selama dua periode menjabat.
Ditetapkan Iwan, melewatkan nama yang sebelumnya mencuat dan diusulkan oleh DPRD Kabupaten Lebak, yakni Kepala Disnaker Banten Septo Kalnadi, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Pemprov Banten Gunawan Rusminto dan Asdep Infrastruktur dan Ekonomi Kesejahteraan Rakyat Kemendagri Yedi Rahmat.
Menurut Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul, penetapan Pj Bupati Lebak tidak terlepas dari tekanan-tekanan politik yang merupakan pesanan dari Pemerintah Pusat dalam penetapan Pj Bupati Lebak.
“Ada invisible hand tangan yang tidak terlihat tetapi kental ya. Contoh Pj Gubernur (Al Muktabar) yang menurut teman-teman aktivis kinerjanya tidak bagus ketika jadi Sekda, toh ketika jadi Pj Gubernur tetap jalan. Lalu Pj Bupati Tangerang, yang diusulkan oleh DPRD setempat tetapi tidak diakomodir, dan yang sekarang Pj Bupati Lebak sama terjadi. Jadi memang kental dengan nuansa politis,” kata Adib, Minggu 5 November 2023.
Dijelaskan Adib mengungkapkan, karena saat ini sudah tahun politik jadi ada dua kemungkinan. Apakah penetapan apakah representasi tangan Pemerintah Pusat tersebut atau kepentingan politik tertentu.
“Pesanan Pemerintah Pusat yang saya maksud adalah, pemerintah punya dalih karena untuk menjaga netralitas dan kondusivitas pemilu, maka harus diambil sosok Pj yang netral. Karena kalau tidak ada kekhawatiran ada keberpihakan nantinya,” ungkap Adib.
Penetapan Pj Bupati Lebak, tetap sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak menyalahi aturan karena memang menjadi kewenangan Kemendagri. Iwan Kurniawan akan akan memimpin Lebak sementara waktu untuk melanjutkan kepemimpinan di Iti Octavia Jayabaya dan Ade Sumardi.
Disampaikan Adib, semoga untuk Pj Bupati Lebak yang terpilih segera memahami kondisi di internal organisasi pemerintah daerah dan wilayah tersebut. Walaupun yang terpilih bukan berasal dari daerah itu sendiri.
“Ketika Pj dari lokal, dia sudah tahu jadi tidak perlu sinkronisasi dan adaptasi lagi. Ini yang akhirnya banyak Pj sering dikritisi dan ditolak, tetapi memang karena ini domainnya pusat ya tidak ada masalah, cuma harusnya Pj yang diprioritaskan dari internal dulu karena sudah paham seluk beluk keadaan dan apa prioritasnya,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Abdul Rozak











