PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Selama Januari hingga Oktober 2023, terjadi 49 kebakaran di Kabupaten Pandeglang, melibatkan gedung, bangunan, dan lahan hutan.
Kasi Pencegahan Pemadam Kebakaran BPBD-PK Pandeglang, Mohamad Ali mengungkapkan bahwa dari jumlah tersebut, 33 kejadian terkait kebakaran bangunan dan 16 terkait kebakaran lahan.
“Data yang kami tangani, total sebanyak 49 kejadian, melibatkan partisipasi masyarakat dalam penanganannya,” kata Mohamad Ali, Kamis 9 November 2023.
Ali juga menyampaikan bahwa dari kejadian kebakaran gedung atau bangunan tersebut, dua orang mengalami korban jiwa meninggal dunia. Penyebab kebakaran rata-rata melibatkan korsleting listrik, puntung rokok, kebocoran gas, obat nyamuk, dan pembakaran sampah yang ditinggalkan.
“Kebanyakan disebabkan oleh korsleting listrik, puntung rokok, kebocoran gas, obat nyamuk, dan pembakaran sampah yang ditinggalkan,” tambahnya.
Ali menyarankan pemilihan kabel listrik yang tidak serabut, penggunaan colokan listrik yang berstandar SNI, dan pencegahan dalam penggunaan kompor gas untuk mengurangi risiko kebakaran.
“Penting untuk memilih kabel listrik yang baik, membatasi penggunaan colokan listrik, dan menggunakan kompor gas dengan hati-hati intinya jangan panik,” pungkasnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Abdul Rozak











