PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pandeglang melaporkan angka kemiskinan di Pandeglang mengalami penurunan.
Kepala Dinas Sosial Pandeglang, Sutoto, mengungkapkan, tingkat kemiskinan di Kabupaten Pandeglang saat ini turun menjadi 9,3 persen dari 10,7 persen pada tahun 2022.
“Angka 9,3 persen itu berdasarkan dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), yang mencakup miskin yang terdata di DTKS dan non-DTKS, yang tidak tercatat,” ungkapnya, Selasa 14 November 2023.
Menurutnya, jumlah penduduk yang hidup dalam kemiskinan di Pandeglang saat ini mencapai 114.000 jiwa, sementara penerima bantuan sosial (Bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) mencapai 58.930 jiwa.
Sutoto menjelaskan, strategi Dinsos Pandeglang dalam menurunkan angka kemiskinan adalah dengan program pendampingan graduasi atau penilaian.
“Kami melakukan pendampingan graduasi, yang berarti jika seseorang akan keluar dari program bantuan, kami melakukan penilaian. Mereka yang layak akan masuk dalam program Pena (Pahlawan Ekonomi) untuk dilatih dan mendapatkan bantuan modal,” jelasnya.
Dikatakannya bahwa warga miskin yang terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mendapatkan bantuan seperti PKH dan bantuan pangan non tunai (BPNT).
“Program bantuan sosial seperti PKH dan BPNT diberikan kepada yang terdata dalam DTKS,” katanya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor : Aas Arbi











