LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Masa kampanye akan dimulai pada tanggal 28 November mendatang, namun saat ini banyak alat peraga kampanye (APK) dan alat peraga sosialisasi (APS) milik para peserta Pemilu masih bertebaran di sejumlah tempat.
Terkait dengan kondisi tersebut, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak Dedi Hidayat akan segera menertibkan alat peraga APK dan APS dalam waktu dekat.
“Untuk penertiban dalam waktu dekat akan kita laksanakan, rencana kita akan laksanakan minggu-minggu ini,” katanya dihubungi RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 17 November 2023.
Disebutkan Dedi, sebelumnya Bawaslu Lebak sudah melakukan sosialisasi kepada peserta Pemilu terkait dengan penertiban APK/APS.
“Kami sudah sosialisasi kepada peserta pemilu, terkait dengan penertiban APK dan APS yang masih terpasang tersebut,” ujar Dedi.
Jika peserta Pemilu masih tak mengindahkan Imbauan, Bawaslu Lebak akan segera menertibkan APK dan APS yang terpasang di sejumlah tempat seperti fasilitas umum dan lokasi lainnya.
“Karena sebelumnya sudah ada sosialisasi, kami akan tertibkan bersama Satpol PP, untuk APK dan APS yang melanggar,” tutur Dedi.
Dari data Bawaslu Lebak total APK dan APS yang sudah ditertibkan pada bulan Oktober lalu, sekitar 4000 APK dan APS yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Lebak.
Dari data tersebut, Kabupaten Lebak menempati posisi kedua setelah Kabupaten Pandeglang yang menempel posisi pertama sebagai wilayah paling banyak menertibkan APK/APS.
Sementara Ridwanul Maknunah Ketua Komunitas Kajian Poros Politik Zilenial menyampaikan sudah seharusnya APK dan APS yang melanggar untuk segera ditertibkan karena masa kampanye belum dimulai.
“Itu sebuah keharusan yang dilakukan oleh Bawaslu Lebak segera menertibkan kembali, karena saat ini juga masih banyak APK dan APS yang belum ditertibkan,” ucapnya.
Ridwan melanjutkan, saat ini penertiban APK dan APS harus merata tak pandang bulu bagi yang melanggar karena sudah sepatutnya tugas Bawaslu Kabupaten Lebak menertibkan.
“Harusnya Bawaslu sudah menertibkan secara merata baik wilayah perkotaan dan perkampungan, karena kan saat banyak APK/APS yang masih terpasang,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aditya











