SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Langkah yang tidak terduga dilakukan oleh tiga Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD di Banten dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Mereka yang berasal dari koalisi pendukung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar membelot.
Arah dukungan mereka yang tadinya tertuju pada Anies dan Ketua Umum PKB, berubah ke pasangan nomor urut 2 Prabowo-Gibran.
Diketahui, ketiga Caleg itu bernama Enung Nurhayati, Euis Rahmawati, dan Eni Suheni.
Enung dan Euis diketahui merupakan Caleg DPRD Banten Dapil Pandeglang nomor urut masing-masing 6 dan 9. Sementara, Eni Suheni merupakan Caleg DPRD Kabupaten Pandeglang Dapil 2 nomor urut 3.
Arah dukungan ketiga Caleg ini dipertegas dalam sebuah surat yang mereka tanda tangani di atas materai.
“Kami kader, Caleg, pengurus PKB siap mendukung dan siap mendeklarasikan Prabowo-Gibran,” kata Enung Nurhayati kepada wartawan di Posko Santri Milenial Banten, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, pada Rabu, 17 Januari 2024.
Ia menyebut, pembelotannya itu tidak ada paksaan dari pihak manapun. Melainkan hanya dari hati nurani mereka sendiri.
“Tidak ada paksaan, ini murni keputusan dan hati nurani saya sendiri untuk mendukung Prabowo,” ungkapnya.
Dia pun mengaku sudah siap dengan konsekuensi pembelotan yang dilakukannya. Enung siap untuk menerima sanksi dari partai karena kini tidak lagi mendukung pasangan AMIN.
“Segala risiko telah kita pikirkan dan siap untuk menjalaninya,” ucapnya.
Walaupun sudah membelot, Enung, Euis, dan Eni akan terus berkampanye dengan almamater PKB agar bisa mendapatkan kursi di DPRD Banten, sembari memenangkan Prabowo-Gibran.
“Kampanye tetap jalan baik itu buat saya sendiri maupun untuk pak Prabowo. Kita kan jelas anggota PKB, tidak perlu memelas dan meminta. Tapi dari nurani hati saya tetap mengkampanyekan Capres-Cawapres 02,” pungkas Euis Rahmawati. (*)
Editor: Agus Priwandono











