SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang menyebut ada lima perlintasan sebidang di Kabupaten Serang belum memiliki palang pintu. Lima perlintasan sebidang itu, dua perlintasan berada di Jambu-Catang dan tiga lainnya di perlintasan Cikeusal-Walantaka.
Mayoritas jalur yang belum memilki palang pintu sendiri merupakan akses warga dan wilayah perkampungan yang kondisi jalannya masih tanah. Hanya ada satu jalan aspal yang belum memiliki palang pintu yakni di perlintasan Cikeusal-Walantaka, terdapatnya di Jalan Tablongan 1.
Kepala Dishub Kabupaten Serang Benny Yuarsa mengatakan, dari total 16 palang pintu yang sudah terpasang di perlintasan sebidang tersebut terdiri dari pintu perlintasan semi otomatis dan manual.
“Ada tiga perlintasan yang masih manual. Sementara untuk pos yang kondisinya semi permanen ada sebanyak delapan pos jaga,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 19 April 2024.,
Ia mengaku, berupaya menjaga keselamatan pengguna jalan di Kabupaten Serang dengan memasang palang pintu di seluruh perlintasan sebidang dan meng-upgrade kelengkapan di pos palang pintu yang sudah ada. Namun karena keterbatasan anggaran, pihaknya belum bisa merealisasikan hal tersebut.
“Untuk keselamatan sih semuanya harus sudah dibangun, cuma karena kemampuan anggaran pemerintah daerah kita terbatas, ya jadi kita hanya bisa membangun yang pos sementara, terus dibantu oleh provinsi dibangunkan pos yang permanen,” terangnya.
Beny mengaku, di tengah keterbatasan anggaran yang dialami oleh Pemkab Serang, pihaknya tetap berusaha agar perlintasan yang belum memiliki palang pintu tersebut dapat segera tertangani. Salah satunya dengan meminta bantuan dari Pemprov Banten maupun PT KAI.
“Bertahap akan kita usulkan lagi, mungkin dari bantuan Provinsi atau dari Pemda sendiri yang bangun. Kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi itu,” tegasnya.
Ia mengatakan, selain harus mengalokasikan untuk pembangunan palang pintu, pihaknya juga harus memikirkan upah untuk petugas yang berjaga di palang pintu. “Total ada 15 pos yang menjadi tanggung jawab kita untuk petugasnya. Di kali 3 total ada 92 orang yang jadi tanggung jawab kita,” tegasnya.
Ia bersyukur karena di tahun ini Pemprov Banten kembali membantu pembangunan satu perlintasan sebidang yang ada di Cibangkong. Dimana sebelumnya merupakan pos sementara yang mana akan dibangun menjadi pos permanen oleh provinsi.
“Nanti begitu dibangun oleh provinsi, pos sementara ini akan kita pindahkan ke pos yang memang belum ada sama sekali penjagaan, berikut nanti petugasnya di sana,” pungkasnya.
Editor : Merwanda











