PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sebanyak calon 957 jemaah haji asal Kabupaten Pandeglang mengikuti sesi bimbingan praktik manasik haji reguler tingkat Kabupaten Pandeglang 2024 di CAS Water Park Cikole, Jalan AMD Lintas Timur Cikole, Kelurahan Sukaratu, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.
CAS Waterpark Cikole ini menjadi lokasi kegiatan manasik haji karena terdapat sebuah miniatur Kabah layaknya seperti di Makkah, Arab Saudi.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) pada Kantor Kemenag Pandeglang, H Mucholid, mengatakan bahwa kegiatan kegiatan praktik manasik haji ini diikuti oleh 957 calon jemaah haji, yang tentunya dipastikan bakal berangkat berangkat melaksanakan ibadah haji ke tanah suci Makkah.
“Ini kita bagi menjadi 11 regu atau 11 rombongan dari masing-masing zona sudah kita bagi,” ungkapnya saat diwawancarai di lokasi, Selasa, 7 Mei 2024.
Dikatakannya, bimbingan manasik haji ini materinya terkait kebijakan haji dalam negeri dan luar negeri, dan manasik haji, termasuk kesehatan.
Menurutnya, bimbingan manasik haji merupakan bentuk ikhtiar, sehingga jemaah mendapat pemahaman dan pengetahuan dalam melaksanakan rangkaian ibadah haji di tanah suci.
Kloter pertama calon jamaah haji ini akan diberangkatkan pada 17 Mei 2024. Kemudian, kloter kedua calon jemaah haji diberangkatkan pada tanggal 3 Juni 2024 dan kloter ketiga pada tanggal 7 Juni 2024.
Dikatakannya, bahwa bimbingan manasik haji ini meliputi materi tentang kebijakan haji dalam dan luar negeri serta aspek kesehatan.
Menurutnya, bimbingan manasik haji adalah langkah yang penting untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada calon jemaah haji dalam melaksanakan ibadah di tanah suci.
“Bahwa itu yang dua kloter full menggunakan pesawat Saudi Arabia gelombang peetama dan gelombang kedua dan satunya gabungan,” katanya.
Dijelaskannya bahwa dari ratusan calon jemaah haji yang akan berangkat ke tanah suci, terdapat satu calon jemaah haji perempuan yang masih muda, berusia sekitar 18 tahun.
“Iya, ada satu calon jemaah haji dari Kecamatan Pandeglang yang masih berusia delapan belas tahun,” ucapnya.
Mucholid berharap, semua calon jemaah haji yang akan berangkat haji ke Makkah diberikan dalam kondisi sehat. Sehingga, tentunya dalam perjalanannya selamat sehingga kembali lagi ke tanah air dengan selamat.
“Harapan kami semua jemaah sehat, dalam perjalanannya selamat, dan kembali ke Pandeglang menjadi haji mabrur dan mabrurah,” harapnya.
Salah satu calon jemaah haji asal Cipeucang Pandeglang, Dodon Romdoni, mengatakan kegembiraannya atas pelaksanaan praktik manasik haji ini sebagai persiapan untuk ibadah haji di Makkah pada tahun 2024.
“Iya, alhamdulillah sangat bangga. Praktik manasik haji ini sangat membantu sebagai pembekalan untuk ibadah haji di Makkah,” ungkapnya.
Dodon juga menjelaskan bahwa praktik manasik haji ini memberikan panduan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji.
“Saya datang ke sini bersama keluarga, dan dari keluarga kami, enam orang akan berangkat haji tahun ini. Alhamdulillah,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











