SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mantan Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mendapatkan surat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2024.
Berdasarkan dokumen yang diterima, surat rekomendasi itu bernomor 494/Pilkada/V/2024 dikeluarkan Tim Pilkada DPP PAN tertanggal 17 Mei 2024.
Surat itu dibubuhi tandatangan Viva Yoga Mauladi, Yandri Susanto, dan Pangeran K Saleh. Isi surat tersebut bahwa Tim Pilkada DPP PAN menyetujui dan merekomendasikan kepada Airin Rachmi Diany sebagai bakal calon Gubernur Banten 2024-2029.
Airin pun diminta untuk mulai aktif dalam membangun komunikasi dengan DPW, DPD hingga DPC PAN di Banten guna menggerakan mesin politik menghadapi Pilkada Banten.
Namun, belakangan diketahui bahwa surat rekomendasi tidak ditujukan untuk Airin seorang. Ada dua nama lain yang menerima rekomendasi PAN, yaitu mantan Bupati Pandeglang Dimyati Natakusumah dan mantan Walikota Tangerang Arief Wismansyah.
Sekretaris DPD Golkar Banten Bahrul Ulum menyatakan, surat rekomendasi yang ditujukan kepada tiga orang, termasuk Airin itu belum final.
“Ini kita harus membedakan kadang orang menulis antara rekom dan surat tugas itu seperti satu barang yang sama, walaupun memang enggak ada cerita rekomendasi atau surat tugas. Yang pasti itu nanti surat keputusan partai politik,” kata Bahrul kepada Radar Banten di Kota Serang, Kamis 6 Juni 2024.
Bahrul mengatakan, surat keputusan partai itu akan menjadi keputusan final partai dalam mengusung atau mendukung seorang calon kepala daerah.
Menurutnya, saat ini partai politik di Banten masih belum mengeluarkan surat keputusan itu. Sebab, harus melakukan analisa dari sosok yang akan diusung.
“Akan ada analisa dan kebijakan akhir, kemarin sampai hari ini belum ada yang mengeluarkan surat keputusan, baru ada yang bunyinya penugasan. Ada yang punya rekomendasi, tapi itu kan belum final, final itu surat keputusan pencalonan si A, si B sebagai gubernur sebagai wakil gubernur,” ungkapnya.
Dikatakannya, saat ini Golkar masih melakukan komunikasi politik dengan partai politik di Banten dalam menghadapi Pilgub Banten.
Ditempat terpisah, Wakil Ketua Umum DPP PAN, Yandri Susanto menyebut masih menggodok sejumlah nama yang akan mendapat rekomendasi di Pilkada Banten.
Yandri yang juga masuk dalam Tim Pilkada DPP PAN mengatakan, rekomendasi dari PAN akan keluar pada akhir Juni 2024, paling telat awal Juli.
“Artinya PAN masih punya peluang untuk mempertimbangkan para calon, lagi diperdalam, lagi dilihat peluang menangnya bagaimana, terus yang paling penting partai koalisinya,” kata Yandi.
“Siapa yang akan diusung di Pilgub Banten, bisa Arief, bisa Dimyati, bisa Airin atau nama lain. Itu yang saya sebagai tim Pilkada pusat sedang urus,” sambungnya
Disingung soal potensi Koalisi Indonesia Maju (KIM) Pilpres akan ditarik ke Pilkada Banten, Yandri menegaskan bahwa PAN akan berkoalisi dengan partai manapun.
“Ya itu kalau bisa (KIM) bagus, tapi tidak kewajiban. Jadi bisa dengan KIM, bisa juga dengan parpol lain. Artinya PAN terbuka, mau dengan KIM oke, mau di luar KIM juga oke,” jelasnya.
Apalagi, lanjut Yandri, PAN menjadi partai kunci di Pilkada meski memiliki 7 kursi di DPRD Banten namun dibutuhkan oleh partai lain.
“Ya, PAN itu dengan PKS bisa, dengan Gerindra bisa, dengan Golkar bisa. Karena PAN itu kata kunci emang,” pungkasnya.
Editor: Mastur











