CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID-Pangkalan TNI Angkatan Laut atau (Lanal) Banten berhasil menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ribu benih janur lobster jenis mutiara dan pasir dengan nilai jual miliaran rupiah.
Komandan Lanal (Danlanal) Banten Kolonel Laut (P) Arif Rahman, menyampaikan bahwa penggagalan ini merupakan hasil kerjasama Tim Satgas TNI AL dalam hal ini Satgasops Intelmar Koarmada 1-24, Tim Satgasops Intelmar Lantamal III-24, Tim F1QR Lanal Banten, Satgas PAM Puter Marinir P. Deli dan Batalyon 7 Marinir Lampung.
“Hasil kerjasama itu tim berhasil menggagalkan benih bening lobster sebanyak 77.800 ekor,” katanya saat menyampaikan konferensi pers penggagalan benih bening lobster di Markas Komando Lanal Banten, Jumat 14 Juni 2024.
Pada kesempatan itu, Kolonel Laut (P) Arif mejelaskan kronologi terkait penggagalan penyelundupan benih bening lobster, pihaknya melakukan penangkapan pada Kamis 13 Juni 2024 pukul 18.00 WIB di depan PT Alas Roban Progresif Jalan Raya Karang Bolong, Kubangsari, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon.
“Jadi tim melakukan pencegatan terhadap satu mobil truk tertutup yang berisi benih bening lobster ilegal yang dimuat di box styrofoam di jalan tersebut, katanya.
Kemudian, kata dia, tim mengamankan satu orang tersangka terduga pelaku sopir inisial LMP (47) den barang bukti lainnya mobil truk dan puluhan ribu benih bening lobster yang dikemas di box styrofoam dengan kisaran mencapai Rp5-7 miliar.
“Modusnya dengan muatan truk itu, box styrofoam yang berisi benih bening lobster disembunyikan ke dalam. Kemudian pelaku mengklamungfase-kan dengan box styrofoam kosong. Jadi seolah-olah mobil ini tidak membawa box styrofoam berisi benih karena disembunyikan di bagian dalam,” tuturnya.
“Tapi karena ini hasil operasi bersama dan sudah diikuti dari awal, kita berhasil menggagalkan penyelundupan benih yang berasal dari Cisolok Jawa Barat itu dan rencananya akan diseberangkan ke Lampung melalui Pelabuhan ASDP Merak,” sambungnya.
Atas kejadian itu, pihaknya bakal menindaklanjuti kepada pelaku untuk proses hukum selanjutnya. Kemudian untuk benih bening lobster tersebut bakal di lepaskan disekitaran Pulau Sangiang.
“Karena daya tahan hidupnya tidak lama, makanya setelah konferensi pers ini kita langsung melakukan pelepasan di sekitar Pantai Sangiang. Untuk barang bukti lainnya kendaraan dan pelaku akan ditindaklanjuti pada proses hukum lebih lanjut,” terangnya. (*)
Reporter: Raju
Editor: Agung S Pambudi











