SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Serang masih mengalami krisis ahli gizi. Soalnya, dari 16 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang ada di Kota Serang, hanya ada delapan ahli gizi berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Ahmad Hasanuddin mengatakan, pihaknya mengakui bahwa Kota Serang masih kekurangan ahli gizi.
“Atas pertanyaan tadi memang betul, jadi harapan kita, mudah-mudahan kita dapat lagi tambahan petugas gizi dan juga operator,” ujarnya pada Kamis, 20 Juni 2024.
Hasan mengaku, selain 16 Puskesmas, Kota Serang juga memiliki kurang lebih 650 Posyandu. Sehingga, dibutuhkan petugas tambahan untuk membantu menginput data salah satu program nasional terkait elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e-PPGBM).
“Karena untuk membantu, kita punya Posyandu itu 650-an. Sedangkan itu kita harus berpacu cepat untuk begitu kita nilai atau datang di Posyandu itu harus dientri segera dan dalam pengentrian itu kalau seandainya ada petugas yang tidak bisa melakukan pengentrian, maka seolah-olah kita sudah bekerja tapi tidak ada pekerjaan hasilnya gitu,” tuturnya.
Hasan menilai, seharusnya Kota Serang memiliki 16 ahli gizi yang berstatus ASN yang ditempatkan di setiap Puskesmas yang ada.
“Jadi seharusnya setiap Puskesmas itu minimal harus satu untuk petugas gizi, karena bisa menyebar ke desa-desa memberikan penyuluhan-pendudukan terhadap balita-balita dan ibu hamil. Kemudian gizi balita yang kurang itu biar bisa diberikan penyuluhan oleh petugas gizi dan proteksi dalam pencegahan,” ucapnya.
Diketahui, saat ini Kota Serang masih minim untuk ahli gizi yang ditempatkan di Kota Serang. Terlebih, ada beberapa ahli gizi yang masih berstatus honorer, dan rentan keluar dari pekerjaannya tersebut.
Data ahli gizi tersebut meliputi, Puskesmas Curug Petugas Khusus, Puskesmas Walantaka THL, Puskesmas Kalodran PNS, Puskesmas Banjar Agung PNS, Puskesmas Banten Girang PNS, Puskesmas Cipocok Jaya PPPK, Puskesmas Singadaru PNS, Puskesmas Serang Kota PNS.
Puskesmas Ciracas Bidan, Puskesmas Rau PNS, Puskesmas Unyur Petugas Khusus, Puskesmas Taktakan THL, Puskesmas Pancur PNS. Puskesmas Kilasah, Kasemen, hingga Sawah Luhur THL. (*)
Editor: Agus Priwandono











