LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kondisi Jalan Profesor DR. Insinyur Soetami, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, yang licin dikeluhkan oleh pegendara dan warga Lebak karena banyak menimbulkan korban berjatuhan, tepatnya di area jalan palang pintu Stasiun Citeras, pada Senin 2 Juli 2024 lalu.
Bahkan, dalam video viral unggahan Instagram Inforangkasbitung, kondisi jalan licin mendapat kritikan keras dari netizen. Diketahui kondisi tersebut sudah terjadi sejak lama.
Muntadir Warga Lebak, menyampaikan kondisi jalan sangat licin, karena aktivitas adanya truk pegangkut tanah dan pasir di sepanjang jalan Profesor DR. Insinyur Soetami.
“Kondisinya licin memang jalannya, apalagi kemarin-kemarin hujan jalan semakin licin jadi banyak korban yang berjatuhan,” terangnya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Senin 2 Juli 2024.
Ia mengungkapkan, sebelumnya jalan tidak licin, namun karena aktivitas truk tanah dan pasir semakin sering, akhirnya kondisinya semakin parah.
“Setiap hari truk lewat, akhirnya jalan makin parah. Jadi banyak material tanah yang berserakan di jalan ditambah kondisi truk pasir basah lewat dan hujan semakin licin,” ucapnya.
Sementara itu, Firdaus pegendara motor, mengeluhkan tidak adanya tindakan dari pemerintah dan aparat untuk menindak truk pegangkut tanah dan pasir yang membawa muatan berlebihan.
“Banyak truk yang muatannya overload jadi sangat berbahaya, harusnya segera ada penindakan dari aparat dan pemerintah,” tegasnya.
“Menurut saya pribadi jika terus dibiarkan begini, makan akan berbahaya dan menimbulkan korban jiwa. Apalagi kalo kondisi malam hari itu jalan tidak terlalu keliatan,” sambungnya.
Ia berharap, semoga kejadian tersebut segera ditanggapi oleh pemerintah dan aparat berwajib agar aktivitas truk bisa dibatasi dan muatanya jangan berlebihan.
“Semoga truk besar itu bisa membatasi aktivitasnya, kalo ada aturan jangan berkendara pada jam siang dan sore ya. Karena pada waktu tersebut banyak pengendara motor lewat,” tandasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











