SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Perbaikan dua gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kota Serang yang mengalami kerusakan menghabiskan dana sebesar Rp3,4 miliar lebih.
Dana tersebut berasal dari bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Perbakin Provinsi Banten, dan tanpa menggunakan APBD Kota Serang.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Tb Suherman mengatakan, perbaikan gedung sekolah rusak ini merupakan bantuan dana dari Perbakin Provinsi Banten.
Rincian bantuan dana CSR dari Perbakin adalah perbaikan di SD 01 itu habisnya Rp 1,4 miliar dan SD 06 habisnya Rp 1,9. Jadi total dari CSR yg dikeluarkan oleh Perbakin untuk pembangunan di dua SD itu Rp 3,4 miliar.
“Itu murni dari Perbakin semuanya, 0 rupiah APBD,” ujar Suherman di SDN 01 Kota Serang, Rabu, 24 Juli 2024.
Suherman mengatakan, gedung sekolah rusak yang berada di SDN 01 dan SDN 06 telah dibangun total. Soalnya, saat pihaknya memantau, bangunan gedung di dua sekolah tersebut berada dalam kondisi rusak berat.
“Jadi tidak hanya direnov tapi dibuat baru. SD 06 sudah akan roboh, daripada bermasalah maka dibongkar. Kemudian, SD 01 juga sama dua kelas juga bongkar total, dan hasilnya sangat memuaskan,” katanya.
Suherman menjelaskan, masih terdapat sejumlah sekolah baik SD maupun SMP di Kota Serang yang perlu dilakukan perbaikan, akibat kondisi yang rusak.
“Data lengkapnya ada pada Dinas Pendidikan kota Serang saya pernah baca itu sekitar 24 SD, kemudian SMP butuh 20 SMP lagi, PAUD sekitar 6 di Kecamatan tuh satu lah. Kebanyakan kerusakan fisik,” katanya.
Dia mengatakan, dari total sekolah rusak itu, dibutuhkan anggaran sekitar Rp156 miliar lebih demi melakukan renovasi sekolah.
“kalau dibutuhkan anggaran waktu itu pernah saya menghitung dengan dewan itu kurang lebih 156 Miliar, untuk memenuhi kebutuhan renovasi sekolah di Kota Serang,” tuturnya. (*)
Esitor: Agus Priwandono











