PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Bupati Pandeglang Irna Narulita akan mengumpulkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan kontraktor pelaksana Proyek Strategis Nasional (PSN) jalan Tol Serang-Panimbang. Dikumpulkannya PPK dan kontraktor pelaksana PSN Jalan Tol Serang-Panimbang itu untuk menindaklanjuti atas keterlambatan relokasi gedung SDN Pasikadu 1, Kecamatan Sukaresmi, dan SDN Pasirsedang 2, Kecamatan Picung.
Menurut Irna, sesuai masukan, laporan dan aduan dari masyarakat segera ditindaklanjuti.
“Karena ini Proyek Strategis Nasional (PSN) jangan sampai mencelakakan masyarakat, di lingkungan terdampak. Jadi kami sudah melakukan tidak langsung surat hitam putih tapi juga dengan WhatsApp, dengan PPK lahan dan PPK fisiknya pak Azis untuk segera menindaklanjuti,” katanya, Rabu, 24 Juli 2024.
Irna menjelaskan, dari informasi yang telah diterima, anggaran biaya untuk pembebasan lahannya sudah ada.
“Karena saya denger untuk anggarannya sudah ada. Kalau pengadaan lahan sudah diselesaikan empat bulan, lima bulan lalu,” katanya.
“Kerja PPK-nya ini yang seharusnya cepat kilat. Sudah kami siapkan lahan harusnya langsung eksen, saya juga harus tanya kemana anggaran tersebut, apa memang belum cair, sungguh-sungguh belum cair,” katanya
Irna menganggap, alasan belum cair itu hanya klise saja.
“Mungkin karena kesibukan dan lain hal. Tapi setelah ada berita viral ini terima kasih, itu segera ditindak lanjuti,” katanya.
Dia berharap bisa diselesaikan dalam waktu dekat. Untuk sementara Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Pandeglang sudah merelokasi ke tempat lebih aman dan nyaman.
“Dan kami undang besok hari Kamis para pelaksana, PT Wika, PT Shino dan PT Adhi. Supaya mengetahui ada masalah apa di lapangan,” katanya.
Selain itu, Kanwil Pratama juga diundang karena ada juga pajak sudah dibayar kelebihan bayar harus dikembalikan.
“Lalu juga ada PT PN, terkait tanah-tanah milik pemerintah pusat atau BUMN jangan dipersulit prosesnya agar jalan Tol Serang-Panimbang ini segera terselesaikan dalam waktu tepat sesuai jadwal,” katanya.
Irna mengaku juga akan mengundang pihak BPN. “Untuk bisa menindaklanjuti permasalahan di lapangan,” katanya.
Irna berharap, launching peresmian Pintu Tol Bojong bisa di akhir tahun ini dan untuk Pintu Tol Panimbang bisa di April atau Mei 2025.
Editor : Merwanda











