SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Walikota Serang, Nanang Saefudin, meminta agar kejadian Pemilihan Suara Ulang (PSU) yang terjadi pada Pemilu 2024 tidak terulang di Pilkada 2024.
Nanang mengatakan, dirinya yang telah dilantik sebagai Pj Walikota Serang itu telah ditugaskan untuk membantu pelaksanaan Pilkada di Kota Serang.
“Salah satu bunyi SK tugas Pj Walikota itu membantu pelaksanaan pemilihan kepala daerah, baik Gubernur dan Wakil Gubernur, dan Walikota dan Wakil Walikota,” kata Nanang di kantor KPU Kota Serang, Selasa, 1 Oktober 2024.
Nanang mengatakan, Pemkot Serang akan mengawal setiap tahapan Pilkada 2024 yang akan berjalan pada 27 November 2024 mendatang.
“Diharapkan tentu ini adalah pesta demokrasi, dan harus disambut dengan suka cita dan penuh kegembiraan, serta keriangan,” kata Nanang.
Nanang mengaku, pihaknya juga ingin penyelenggara Pilkada 2024 ini berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Pada intinya, kita ingin memastika, KPU, PPK, PPS, KPPS itu bisa berjalan sesuai dengan koridor perundang-undangan,” ucap Nanang.
Kata Nanang, penyelenggara Pilkada harus belajar dari yang pernah terjadi di Pemilu 2024 kemarin.
“Kita punya pengalaman kemarin, Pilpres dan legislatif ada beberapa PSU. Mudah-mudahan kita ingin mengantisipasi dan eliminir kemungkinan-kemungkinan PSU,” ujar Nanang.
Menurut Nanang, terjadinya PSU pada Pemilu 2024 kemarin akibat kesalahan teknis yang dilakukan oleh penyelenggara, dalam hal ini KPPS.
“Mungkin ini tentang pemahaman petugas di lapangan. Tapi sekarang tidak terlalu berat, karena Pilgub dan Pilwalkot. Mudah-mudahan durasinya tidak sampai malam,” kata Nanang.
Editor: Agus Priwandono











