SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Rumah milik Rouf sopir truk yang terlibat kecelakaan maut di tol Cipularang akan segera dibangun oleh Pemkab Serang. Rencananya, pembangunan akan direalisasikan paling lambat di tahun 2025.
Kepala Bidang Perumahan pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang, Deni Hartono mengatakan, rumah Rouf yang ada di Desa Seuat Jaya, Kecamatan Petir sudah masuk dalam data base penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu).
“Sudah kita cek, sudah masuk di data Rutilahu yang di 8.196 itu sudah masuk,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat 15 Oktober 2024.
Ia mengaku, telah berkomunikasi dengan pemerintah Provinsi Banten agar rumah milik Rouf bisa dilakukan pembangunan di tahun ini. Pasalnya, apabila memanfaatkan program Rutilahu dari Pemkab Serang harus menunggu tahun depan.
“Di provinsi kebetulan ada program yang terdampak bencana baik bencana alam ataupun bencana sosial, mudah-mudahan ini masih ada kuotanya. Tadi kita baru koordinasi dengan kabid perumahan,” ujarnya.
Nantinya, apabila di pemerintah Provinsi Banten sudah tidak ada kuota, pembangunan rumah Rouf akan dilaksanakan di tahun 2025 melalui program RTLH milik Kabupaten Serang. “Nanti di tahun 2025 kita prioritaskan, kita usulkan duluan,” ujarnya.
Ia mengaku saat ini tengah menyusun upaya agar bisa dilakukan akselerasi terhadap pembangunan Rutilahu di Kabupaten Serang. Ini agar nantinya penanganan Rutilahu di Kabupaten Serang bisa berbasis pada satu data.
“Kita sedang susun SK agar menjadi satu dat. Sehingga nanti pengampu Rutilahu dari berbagai anggaran akan kita dorong untuk menggunakan data milik Pemkab Serang,” pungkasnya.
Pada tahun 2025 nanti, akan ada 200 rumah tidak layak huni yang akan dibangun melalui APBD Kabupaten Serang. “Tahun ini 200 yang dibangun. Lalu untuk tahun depan juga rencananya masih 200 dari APBD,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











