SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Sebanyak 13 Desa di Kecamatan Padarincang terdampak banjir akibat hujan deras yang mengakibatkan sungai Cikalumpang meluap.
Sekretaris Camat Padarincang, Danil Suherlan mengatakan, berdasarkan data yang berhasil dihimpun, ada sebanyak 13 desa yang terdampak akibat banjir.
“Ada di Desa Padarincang untuk titik banjir terparah, mendapat informasi terkini di 13 Desa dari total 14 Desa, 13 Desa banjir dari luapan Sungai Cikalumpang,” katanya, Jumat 7 Maret 2025.
Ia mengatakan banjir diakibatkan oleh curah hujan yang sangat tinggi yang terjadi sejak hari Kamis sekitar pukul 09.00 wib. Kondisi tersebut membuat sungai Cikalumpang meluap dan merendam pemukiman warga.
“Ini (Banjir) dari jam 9 malam, titik banjir terdalam sekitar 1,5 meter. Tempat wisata di wisata Kacida Cibuntu juga rusak akibat banjir,” katanya.
Sementara itu, saat ditanya mengenai jumlah rumah yang terendam, pihaknya mengaku masih melakukan pendataan.
“Sementara ini tidak ada korban jiwa, kalo data rumah yang terkena banjir kita belum update, baru jumlah desa yang masuk datanya ke kita,” tuturnya.
Ia mengatakan, telah melakukan evakuasi terhadap warga yang terkena banjir dengan membawa merek ke lokasi yang lebih aman.
“Alhamdulillah bagi warga yang terkena banjir sudah kita evakuasi sejak malam tadi ke kantor desanya, di masjid dan sebagian di kantor Koramil. Setiap Desa kita ada (posko pengungsian) maknanya di evakuasi di desa masing-masing,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











