LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID–Kepala sekolah dasar (SD) di Kabupaten Lebak mengeluhkan penjualan foto Bupati M Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah ke sekolah-sekolah. Dua foto tersebut dijual dengan harga Rp 300.000.
Informasi yang dihimpun Radar Banten, foto Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah harus dipesan oleh kepala sekolah.
Satu sekolah diminta untuk memesan foto tersebut sesuai dengan jumlah ruang kelas yang ada.
Jika ada enam ruang kelas, maka kepala sekolah harus memesan enam sheet foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak.
Salah seorang Kepala SD di Lebak yang namanya enggan disebutkan menyatakan, dirinya mendapatkan informasi mengenai penjualan foto tersebut dari group WhatsApp Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan.
Di sana, Ketua K3S kecamatan meneruskan pesan WhatsApp diduga dari tim aspirasi Bupati Lebak M Hasbi Asyidiki Jayabaya.
“Iya, kita diminta untuk memesan foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak. Harganya Rp 300.000 untuk satu sheet,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon WhatsApp, Kamis 13 Maret 2025 malam.
Penjualan foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak tersebut dinilai memberatkan ke sekolah.
Apalagi, para kepala sekolah diminta untuk memesan foto sesuai dengan jumlah ruang kelas yang ada di sekolah tersebut.
“Di tempat saya ada enam kelas, jadi saya mesti pesan 6 sheet foto Bupati dan Wakil Bupati. Sehingga saya harus bayar Rp1,8 juta, sedangkan jumlah siswa di sini sedikit dan dana BOS tidak mengcover untuk belanja itu,” ungkapnya.
Dia mengaku, ingin menolak membeli foto Bupati dan Wakil Bupati Lebak tersebut. Apalagi sebelumnya, sekolah sudah membeli foto Bupati dan Wakil Bupati dari rekanan K3S.
Tapi, jika menolak untuk membeli, para kepala sekolah khawatir akan dipindahkan ke wilayah yang jauh dari tempat tinggalnya.
“Karena, ada pesan WhatsApp seperti ancaman kepada para kepala sekolah. Jika ada kepala sekolah yang enggak pesan, maka akan menjadi catatan dari penjual foto tersebut,” ungkapnya.
Reporter: Mastur Huda
Editor: Agung S Pambudi











