SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seorang anggota Polri divonis empat bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Serang. Hukuman tersebut dijatuhkan karena anggota Polri bernama Denis Riswanto tersebut membantu menggugurkan kandungan pacarnya.
“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Denis Riswanto bin Masito oleh karena itu dengan pidana penjara selama empat bulan,” bunyi putusan PN Serang nomor 81/Pid.Sus/2025/PN SRG, dikutip RADARBANTEN.CO.ID dari Laman Direktori Putusan Mahkamah Agung, Rabu, 9 April 2025.
Denis kekasihnya, Lia Tri Apriliani, dinyatakan bersalah melanggar Pasal 427 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan juncto Pasal 56 ke-1 KUHP.
“Penjara selama tiga bulan (Lia Tri Apriliani),” tulis putusan.
Vonis itu dibacakan di Pengadilan Negeri Serang oleh Hakim Ketua, Aswin Arief, bersama Hakim Anggota, Hendri Irawan dan Bony Daniel.
“Menyatakan terdakwa Lia Tri Apriliani binti Mudrik Suhedi tersebut di atas, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan aborsi tidak sesuai dengan kriteria, sebagaimana dalam dakwaan kedua,” tulis putusan.
Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Denis dengan pidana penjara selama enam bulan penjara, dan Lia selama lima bulan penjara.
Mengenai keadaan yang memberatkan, perbuatan oknum polisi dengan pangkat Bripda dan kekasihnya itu dinilai menghilangkan nyawa janin seorang manusia. Kemudian, perbuatan itu juga bertentangan dengan profesi Denis sebagai polisi.
“Perbuatan terdakwa bertentangan dengan profesi terdakwa sebagai penegak hukum yang seharusnya mencegah terjadinya kejahatan,” tulis putusan.
Dalam putusan dijelaskan, kronologi aborsi bermula pada 10 Agustus 2023 sekira pukul 08.30 WIB ditemukan janin bayi di got pembuangan air di Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.
Janin tersebut merupakan hasil aborsi Lia.
Lia sebelumnya sudah positif hamil sejak bulan April 2023 dan langsung memberitahu Denis, yang direspon mau diapakan janin tersebut.
Lia kemudian menjawab kalau dirinya mau menggugurkannya.
Denis kemudian membeli empat butir obat secara online dan memberikannya kepada Lia.
Setelah dikonsumsi, efeknya langsung terasa beberapa jam kemudian yang menyebabkan Lia juga sempat mengalami pendarahan.
Editor: Agus Priwandono











