PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kesadaran soal kesehatan mental kini berkembang pesat, sejajar dengan perhatian pada kesehatan fisik. Meski begitu, stigma terkait gangguan mental masih kerap muncul di tengah masyarakat.
Dikutip dari berbagai sumber, ada tujuh strategi ampuh yang bisa diterapkan untuk melawan stigma kesehatan mental. Simak selengkapnya berikut ini:
- Perkaya Diri dan Sebarkan Ilmu
Langkah pertama adalah memperkaya diri dengan pengetahuan. Pelajari berbagai kondisi kesehatan mental, penyebab, gejala, hingga opsi terapi yang tersedia.
Tak kalah penting, sebarkan informasi ini ke lingkungan sekitar untuk membangun pemahaman dan empati. Dengan meluruskan berbagai mitos yang keliru, pendidikan jadi senjata utama memutus rantai stigma.
- Berani Lantang Melawan Stigma
Jangan diam saat melihat stigma terjadi. Tantang pandangan negatif atau stereotip yang beredar di masyarakat.
Kalau mendengar ucapan atau lelucon yang merendahkan, jangan ragu untuk menegur. Membagikan kisah perjuangan pribadi atau orang lain juga bisa membuka mata banyak pihak.
Meski terasa tidak nyaman, membela kebenaran tetap penting dilakukan.
- Ulurkan Tangan kepada yang Sedang Berjuang
Kalau ada teman atau kenalan yang tengah bergulat dengan masalah mental, ulurkan bantuan.
Dengarkan keluh kesah mereka, validasi perasaan mereka, dan dorong untuk mencari bantuan profesional.
Tawarkan juga bantuan dalam mencari sumber daya yang tepat. Yakinkan mereka bahwa mereka tidak sendiri dan bahwa kita peduli. Kebaikan kecil bisa berdampak besar dalam melawan stigma.
- Pilih Kata dengan Hati-Hati
Kata-kata punya kekuatan besar dalam membentuk pandangan. Saat berbicara soal kesehatan mental, pilihlah kata-kata dengan penuh empati.
Hindari istilah yang merendahkan atau menyakitkan. Gunakan bahasa yang berfokus pada individu, seperti mengatakan ‘orang dengan bipolar’ alih-alih ‘orang bipolar’. Bahasa yang inklusif membangun masyarakat yang lebih ramah dan penuh kasih.
- Kritik Stereotip di Media Massa
Jangan ragu mengkritisi media yang menyebarkan stereotip negatif soal kesehatan mental. Kirimkan surat atau komentar untuk
mengoreksi informasi keliru.
Media punya peran besar membentuk opini publik, namun sayangnya, penggambaran soal kesehatan mental sering kali salah kaprah. Dukung juga media yang mengangkat cerita positif dan akurat, lalu sebarkan ke orang lain.
- Bersuara untuk Perubahan Nyata
Gabung dalam acara atau kampanye advokasi yang fokus pada kesehatan mental.
Suarakan dukungan lewat media sosial, hubungi wakil rakyat, dan dorong hadirnya kebijakan serta pendanaan yang lebih baik.
Dengan bersuara, kita ikut membentuk masyarakat yang lebih suportif dan inklusif bagi semua.
- Jaga Kesehatan Mental Diri Sendiri
Merawat diri sendiri juga bagian penting dalam melawan stigma. Prioritaskan aktivitas yang menyehatkan mental dan emosi.
Kalau perlu, jangan ragu mencari dukungan dari orang terdekat atau tenaga profesional. Dengan menjaga diri, kita memberi contoh positif dan membantu menormalisasi pentingnya perawatan kesehatan mental.
Ingat, kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Yuk, bersama-sama hancurkan stigma dan ciptakan dunia yang lebih peduli.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











