PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID– Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Menes menggelar pelantikan di Aula DM Tirta Persada, Mandalawangi, Pandeglang, Banten.
Pelantikan MWC NU Kecamatan Menes itu dihadiri oleh Wakil Bupati Pandeglang, Iing Andri Supriadi.
Iing Andri Supriadi menyebut pelantikan MWC NU Menes sebagai bagian dari pergerakan organisasi NU di tingkat kecamatan. Ia menekankan pergerakan ini bisa merambah ke kecamatan lain di Pandeglang.
“Dengan begitu, diharapkan bisa semakin solid dan bersatu demi kemaslahatan umat di Kabupaten Pandeglang,” katanya, Senin 12 Mei 2025.
Iing Andri Supriadi menegaskan hubungan antara ulama dan umara tidak bisa dipisahkan. Menurutnya, kemerdekaan Indonesia tidak lepas dari perjuangan para ulama.
“Oleh karena itu, Pemkab Pandeglang akan selalu bergandengan tangan dengan Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Pandeglang,” ujarnya.
Iing menjelaskan, salah satu bentuk kepedulian Pemkab Pandeglang terhadap NU diwujudkan melalui program Ponpes Go atau UMKM Pondok Pesantren yang telah diluncurkan bersama Pengurus Cabang NU Pandeglang. Program ini bertujuan untuk memberdayakan ekonomi pesantren di wilayah tersebut.
“Pesantren-pesantren yang diasuh para alim ulama di Pandeglang, yang juga bagian dari keluarga besar NU, menjadi perhatian khusus pemerintah daerah,” jelasnya.
Iing mengajak masyarakat untuk menjaga dan memperkuat persatuan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), khususnya di Kabupaten Pandeglang.
“Kita harus tetap solid, bergandengan tangan, seiring sejalan dengan alim ulama. Mereka adalah paku kekuatan di Kabupaten Pandeglang, sehingga kami akan terus bersinergi dengan para alim ulama, baik di tingkat kabupaten, kecamatan, maupun kelurahan,” ucapnya.
Iing menambahkan, keberadaan alim ulama menjadi pondasi penting dalam mendukung pembangunan di Pandeglang agar lebih sejahtera.
“Tanpa alim ulama, pondasi pembangunan tidak akan sekuat yang kita harapkan,” tutupnya.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Agung S Pambudi











