PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rektor Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten Profesor Dr Andriansyah menyoroti capaian dalam 100 hari kerja Bupati-Wakil Bupati Pandeglang Dewi Setiani-Iing Andri Supriadi.
Menurut Rektor UNMA Prof Dr Andriansyah, kinerja Wakil Bupati Pandeglang luar biasa.
Kinerja Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi yang dalam 100 hari kerja sudah berkeliling ke puluhan sekolah rusak di enam dapil di Pandeglang.
Tujuan keliling melihat secara langsung serta menjanjikan untuk melaksanakan perbaikan pada sekolah rusak dan menambah ruang kelas yang sekolah kekurangan ruang kelas.
Serta mengalihkan anggaran untuk rumah dinas Wabup Rp7 miliar untuk rehab sekolah, serta akan mengalihkan anggaran Makan Bergizi Gratis alias MBG Rp7,8 miliar untuk perbaikan sarana pendidikan. Selain itu sudah mengalokasikan anggaran Rp75 miliar khusus untuk bangun sarana pendidikan di APBD 2025.
“Menurut saya sebagai orang pendidikan, tentunya saya sangat mengapresiasi dan ini merupakan suatu hal tidak biasanya dilakukan oleh pejabat baru di Lantik. Itu kan biasanya diutamakan terpenting itu mengurus pribadi dulu,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID via telepon, Rabu, 11 Januari 2025.
Prof Andriansyah melihat, berbeda dari Wabup Iing. Bentuk kepedulian Wabup yang luar biasa terkait dengan pengalihan anggaran untuk kepentingan memnenahi sarana pendidikan.
“Itu bukan perkara mudah loh. Terutama ada pos anggaran yang di pindahkan, terus tentunya ada konsekuensi di situ, dan kemudian berani untuk memindahkan itu. Tak lain dan tak bukan beliau begitu mementingkan pendidikan,” katanya.
Pendidikan itu suatu investasi yang panjang, bagaimana kondisi sekolah kalau bagaimana hasil SDM bisa baik apabila sarana dan prasarana sekolah juga tidak baik.
“Nah berangkat dari itu, saya melihat Pak Iing ini sudah luar biasa menurut saya. Sebagai kepala daerah, tentunya punya komitmen yang tinggi terhadap dunia pendidikan khususnya, karena kenapa, saya sebagai orang pendidikan tentunya ini melihat jarang kepala daerah yang seperti ini gitu loh,” katanya.
Prof Andriansyah menyatakan, Wabup Pandeglang Iing Andri Supriadi ini sebagai kepala daerah yang tentunya layak disebut Bapak Pendidikan atau Bapak Peduli Pendidikan.
“Penyematan itu sangat layak kalau sudah melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan. Tapi kalau sekarang belum bisa disematkan karena ini baru mengalokasikan nanti kalau sudah melakukan pembenahan sarana dan prasarana pendidikan mungkin bisa dikategorikan seperti itu,” katanya.
Prof Andriansyah mengungkapkan, pendidikan ini menjadi pondasi untuk peningkatkan SDM, tentunya ini merupakan suatu yang baik.
“Karena negara mengamanahkan 20 persen untuk biaya pendidikan dari APBN. Sebenarnya harapannya itu ketika ini menjadi kewenangan kabupaten SD dan SMP, tentunya ini menjadi satu tantangan untuk kabupaten dan kota atau Kabupaten Pandeglang untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.
Jadi supaya nantinya banyak lulusan keluaran dari SD atau SMP di Pandeglang memiliki kualitas yang baik tentunya. Di samping itu juga, bisa juga menambah sekolah-sekolah unggulan yang bisa menambah sekolah model buat Kabupaten Pandeglang.
Editor : Aas Arbi











