SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wayang purwa, salah satu jenis wayang kulit yang paling populer di Indonesia. Wayang kulit jenis inilah yang dinobatkan sebagai Masterpiece of Oral and Intangible Heritage of Humanity oleh UNESCO.
Wayang kulit telah muncul sejak abad 19, berdasarkan Prasasti Kuti bertarikh 840 Masehi.
Dalam perkembangannya, setidaknya empat jenis wayang kulit sampai saat ini.
Wayang Kulit Purwa
Ini adalah jenis wayang kulit yang paling umum dan dikenal luas, terutama di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta.
Wayang Purwa biasanya menceritakan epos Ramayana dan Mahabharata.
Wayang Kulit Gagrag (Gaya)
Wayang ini punya memiliki beberapa gaya atau gagrag. Yakni, gagrag Surakarta, Yogyakarta, Kedu, Banyumasan, dan Jawa Timuran.
Wayang Kulit Sunda
Berasal dari Jawa Barat. Wayang ini cenderung menampilkan cerita lokal dan mitologi Sunda.
Wayang Kulit Bali
Wayang kulit Bali juga dikenal sebagai wayang parwa. Itu karena wayang kulit Bali sering digekar dengan lakon kisah Ramayana.
Wayang Kulit Lombok
Sebagian nasyarakat NTB lebih mengenalnya sebagai wayang julit Sasak.
Itu karena ayang kulit Lombok menampilkan cerita yang berhubungan dengan budaya Sasak.
Wayang Kulit Betawi
Wayang kulit yang berkembang di Betawi.
Indonesia juga memiliki wayang lain. Wayang ini muncul dan berkembang berdasarkan budaya daerah dan perkembangan zaman.
Wayang Krucil/Klithik
Penamaan wayang didasarkan pada bunyi “klitik-klitik” yang ketika dimainkan.
Bunyi “klitik-klitik” itu akibat wayang terbuat dari kayu tipis dan ringan.
Wayang Beber
Cerita ataublakon wayang Beber ditampilkan dalam lukisan pada lembaran kain atau kertas.
Wayang Golek
Orang Sunda pasti mengetahuinya. Ya, wayang golek merupakan warisan budaya dan kesenian leluhur orang Sunda.
Bentuk wayang ini tiga dimensi dan terbuat dari kayu.
Wayang Orang
Pertunjukan wayang yang diperankan oleh manusia yang berbusana seperti tokoh wayang.
Wayang Potehi
Wayang ini bukan budaya dan kesenian asli Indonesia. Namun, dari Tiongkok.
Wayang potehi terbuat dari kain dan dimainkan dengan tangan.
Wayang Suluh
Wayang ini diciptakan untuk tujuan tertentu. Seperti namanya, wayang ini digunakan untuk pendidikan dan penyuluhan.
Wayang Motekar
Bahan yang digunakan bukan kulit sapi atau kulit kerbau. Bukan juga terbuat dari kayu seperti wayabg golej dan wayang potehi.
Wayang motekar terbuat dari plastik berwarna. Cara memainkannya menggunakan proyektor.
Editor: Agus Priwandono











