SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengaku akan mempertemukan para kepala daerah di Banten dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Pertemuan itu menindaklanjuti curhatan dari para kepala daerah tentang persoalan infrastruktur khususnya masalah banjir.
Sebelumnya Muzani mendapatkan curhatan dari para kepala daerah tentang berbagai persoalan di Banten. Salah satunya tentang keterbatasan kewenangan dalam upaya mengatasi banjir.
Ia meminta kepada bupati wali kota, dan Gubernur Banten untuk mengkompulasikan berbagai masalah, yang nantinya akan diarahkan untuk pertemuan dengan Kementerian PUPR dan kementerian lainnya yang bersangkutan.
“Silahkan kompulasikan yang dipimpin oleh Gubernur Banten, nanti akan saya kawal apa jawaban dari Menteri PUPR itu. Begitu juga dengan masalah lainnya,” ujar Muzani usai melakukan kunjungan kerja ke Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Senin 14 Juli 2025.
Dikatakannya, kunjungan itu sendiri sengaja dilakukan, untuk memastikan pembangunan di Provinsi Banten dapat berjalan dengan kondusif. Hal ini mengingat peran strategis dari Banten sebagai daerah penyangga Ibukota DKI Jakarta.
“Kami ingin memastikan amanah yang diberikan masyarakat Banten kepada Gubernur, sejak dilantik sebagai Gubernur Banten itu berjalan baik dan itikad untuk memenuhi janji juga bersemangat dengan kemampuan yang dimiliki dan keterbatasan yang ada,” ujar Ahmad Muzani.
Sementara, Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, dalam mengatasi banjir di wilayah Tangerang Raya, pihaknya sudah membentuk Tim Pengendalian Banjir yang melibatkan delapan pemerintah kabupaten dan kota se Banten. Meski demikian, pihaknya berharap Pemerintah Pusat juga dapat turun tangan dalam mengatasi persoalan ini.
“Kemarin saat banjir yang terjadi di Tangerang Raya ini perlu perhatian khusus yang harus kita sampaikan ke sana (Pemerintah Pusat, red),” imbuhnya.
“Tim pengendalian banjir Provinsi Banten sedang menginventarisir sungai-sungai yang kemarin meluap dan banjir, nanti hasil laporan teknis akan kita tindak lanjuti di level bupati/walikota,” sambungnya.
Editor: Abdul Rozak











