SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 17 orang pejabat mendaftar open bidding Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang yang sudah dibuka sejak tanggal 8 Juli 2025 lalu.
Dari 17 pejabat tersebut, satu diantaranya ialah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Serang Suhardjo.
Pria kelahiran Brebes tahun 1970 tersebut memulai karirnya sejak Bulan Maret tahun 1998 silam. Saat itu, ia diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan ditempatkan di Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Serang.
“Waktu itu sempat protes ke Pak Sekda karena tidak seauai dengan latar belakang saya sebagai sarjana perikanan. Namun waktu itu saya diminta belajar pemerintahan dulu di Setda. Bertugas di sana sampai tahun 2002,” katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis 24 Juli 2025.
Setelah itu, lanjut Suharjo barulah kemudian ia dipindahkan ke bidang yang sesuai dengan latarbelakang pendidikannya, yakni di perikanan yakni dibawah seksi Budidaya.
“Tiga bulan kemudian saya dilantik jadi eselon IV. Setelah itu jadi kepala seksi bina usaha dan penangkapan. Nah dari situ terus pindah ke berapa. Dari bina usaha dan penangkapan, kemudian saya pindah sebagai kasi penangkapan, lalu pindah lagi ke seksi budidaya,” ujarnya.
Setelah perjalanan yang cukup panjang tersebut dan menjajal seluruh seksi yang ada, ia pun kemudian dipromosikam pada tahun 2008. Saat itu jabatan pertama yang diemban ialah kepala bidang perikanan tangkap.
“Kemudian saya pindah lagi berarti kepala bidang kelautan. Setelah kepala bidang kelautan saya pindah lagi menjadi kepala bidang perikanan budidaya. Jadi sudah hampir seluruh kepala bidang itu saya lewati bahkan sempat menjadi Sekdis dan Plt Kepala Dinas di tahun 2018,” ujarnya.
Jebolan S1 Universitas Padjajaran ini pun mencoba peruntungan untuk mengikuti lelang jabatan Kepala Dinas Perikanan di tahun 2019. “Saya kemudian dilantik sebagai kepala dinas di Januari 2019, bertahan sampai 2023. Saya kemudian pindah ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian sampai sekarang,” ujarnya.
Kepindahannya dari bidang yang sesuai dengan latar belakang pendidikannya tak luput dari adanya Permendagri Nomor 90 yang mengharuskan ketahanan pangan dan pertanian tidak serumpun.
“Setelah diketok palu di tahun 2022 jadi ketahanan pangan dan pertanian, lalu perikanan berdiri sendiri, saya pindah ke ketahanan pangan dan pertanian,” ujarnya.
Ia mengatakanIaselama kurang lebih 27 tahun mengabdikan diri sebagai abdi negara, ia pun memiliki kesempatan untuk ikut dalam open bidding jabatan Sekda Pemkab Serang. Ia mengaku, sebagai ASN tidak memungkiri untuk mengejar karir tertinggi di Kabupaten Serang.
“Karir yang tertinggi di Kabupaten Serang itu adalah sekretaris daerah. Sementara kita lihat persyaratan-persyaratan yang dipersyaratkan untuk pendaftaran itu saya sudah cukup memenuhi. Dari pengalaman dua dinas, kemudian saya sudah Diklatpim II sudah. Kemudian yang tadi itulah itu sudah sudah ada terpenuhi semua,” pungkasnya.
Ia mengatakan, kalau diberi amanah sebagai Sekda Pemkab Serang, ia mengaku siap untuk mensukseskan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Serang serta merealisasikan program 100 hari Bupati.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Aditya











