KUALA LUMPUR, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah sakit tipe C pertama di Banten, Bethsaida Hospital Serang, mencetak sejarah dengan meraih sertifikasi EMRAM Stage 6 dari Healthcare Information and Management Systems Society (HIMSS) Asia Pacific.
Penghargaan tersebut diberikan dalam ajang International Healthcare Week 2025 yang digelar di Malaysia International Trade and Exhibition Centre (MITEC), Kuala Lumpur.
Capaian ini menandai keberhasilan Bethsaida Hospital Serang dalam melaksanakan transformasi digital tingkat lanjut, termasuk penerapan Electronic Medical Records (EMR), clinical decision support, dan closed-loop medication administration system yang terintegrasi secara menyeluruh.
“Capaian EMRAM Stage 6 ini adalah pijakan penting dalam transformasi Bethsaida Healthcare menjadi ekosistem layanan kesehatan yang efisien, terukur, dan terpercaya,” kata Iwan A. Setiawan, Direktur Marketing, Sales & Business Development Bethsaida Healthcare Group, Jumat, 25 Juli 2025.
Menurut Iwan, sertifikasi EMRAM Stage 6 bukan hanya prestasi teknologi, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang dalam membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat peluang kemitraan internasional, dan menciptakan layanan kesehatan yang berkelanjutan.
Sebagai langkah strategis lanjutan, Bethsaida Healthcare tengah mereplikasi sistem yang sama ke Bethsaida Hospital Gading Serpong—rumah sakit utama (flagship) dari grup tersebut—untuk memperkuat standarisasi digital dan integrasi data antar unit rumah sakit.
“Dengan sertifikasi ini, kami membuktikan bahwa rumah sakit tipe C pun mampu mengadopsi sistem digital kelas dunia,” imbuh Iwan.
EMRAM (Electronic Medical Record Adoption Model) adalah standar internasional HIMSS yang mengukur tingkat kematangan digital rumah sakit dalam penggunaan EMR. Untuk mencapai Stage 6, rumah sakit harus memenuhi sejumlah kriteria, antara lain:
Real-time clinical decision support, untuk mempercepat dan meningkatkan akurasi keputusan medis.
Closed-loop medication system, yaitu sistem pengobatan berbasis barcode yang aman untuk mencegah kesalahan pemberian obat.
Integrasi data klinis end-to-end, yang terdokumentasi secara digital dan mendukung pelayanan lintas unit secara seamless.
Ajang HIMSS Asia Pacific sendiri merupakan forum tahunan berskala global yang mempertemukan rumah sakit, institusi riset, startup teknologi medis, hingga pemerintah dari berbagai negara dalam membahas masa depan sistem kesehatan berbasis teknologi.
Reporter: Mulyadi
Editor: Aas Arbi











