SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten mencatatkan realisasi investasi di Banten mencapai Rp60,7 triliun pada Semester I tahun 2025 ini.
Realisasi ini didominasi oleh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp35,3 triliun dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp25,4 triliun.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten diberikan target capaian investasi sebesar Rp119 triliun di tahun 2025 ini. Angka tersebut meningkat dari target 2024 yang hanya sebesar Rp97,79 triliun.
“Alhamdulillah realisasi kita sudah diatas 50 persen dari target yang ditetapkan oleh pusat yakni Rp119 triliun di tahun 2025,” kata Gubernur Banten Andra Soni, Senin 18 Agustus 2025.
Dengan capaian ini, Andra meyakini Banten bisa kembali melampaui target yang telah ditetapkan itu. Apalagi, kini banyak investor mulai melirik Banten sebagai lokasi menginvestasikan keuangannya.
“Sudah ada beberapa perusahaan asal Timur Tengah seperti Uni Emirat Arab, Dubai dan beberapa negara lainnya yang siap berinvestasi di Provinsi Banten,” katanya.
Dirinya meyakini, meningkatkan realisasi investasi akan berdampak positif khususnya dalam meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat di Banten.
Berdasarkan informasi yang dirinya peroleh, laju ekonomi Provinsi Banten di Tw I yaitu 5,19 dan di Tw II meningkat jadi 5,33 ini diatas rata-rata nasional.”InsyaAllah dengan kondisi seperti ini, apa yang di cita-citakan dan ditarget pak Prabowo untuk semakin tumbuh bisa terlaksana di Banten,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banten, Virgojanti mengatakan, realisasi investasi ini telah berdampak positif bagi laju pertumbuhan ekonomi di Banten. Hal ini terbukti dengan penyerapan 110.521 tenaga kerja dengan total 67.997 proyek.
Virgojanti menegaskan, capaian ini menunjukkan daya saing dan daya tarik Banten di mata investor.
Hal ini tentu tidak lepas dari sumber daya dan dukungan sarana infrastruktur yang dimiliki oleh tanah jawara ini. Pihaknya pun berkomitmen untuk mempertahankan capaian ini, dengan terus memberikan kenyamanan bagi para investor.
“Kedekatan dengan pasar, dukungan infrastruktur, dan kemudahan perizinan menjadi faktor kunci yang terus kami perkuat untuk menjaga minat investasi, baik dari dalam negeri maupun luar negeri,” tandasnya.
Reproter : Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











