SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Belanja modal di Kabupaten Serang pada rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Serang tahun 2025 ternyata turun.
Dalam rincian belanja di Kabupaten Serang ada penurunan untuk belanja modal yang semula ditargetkan sebesar Rp406,26 miliar kini menjadi Rp256,97 atau mengalami penurunan sebesar 36,75 persen.
Pj Sekda Pemkab Serang, Ida Nuraida mengatakan APBD 2025 akan difokuskan untuk suksesi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah dan Najib Hamas serta visi-misi Zakiyah-Najib.
“Kita fokus di 100 hari kerja itu sudah menyangkut semua hal seperti untuk penataan OPD kemudian, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat seperti UHC,” katanya, Selasa 19 Agustus 2025.
Selain itu, program juga difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat. Lalu program prioritas di 100 hari kerja juga menjadi fokus untuk pemenuhan, yakni untuk pembayaran situntif dan penambahan gaji RT dan RW.
“Kita dari penyisihan anggaran yang tidak terpakai,” tegasnya.
Ia mengatakan, pada anggaran perubahan, anggaran untuk belanja modal di Kabupaten Serang mengalami penurunan 36,57 persen. Ia mengungkapkan, hanya ada belanja-belanja untuk kajian-kajian pembangunan.
Ia mengatakan, berkurangnya belanja modal dikarenakan belanja pembangunan infrastruktur yang berkurang.
“Kalau belanja modal kan biasanya untuk infrastruktur. Kita enggak ada karena kehabisan waktu juga kan kalau di perubahan untuk belanja infrastruktur,” ujarnya.
Sementara mengenai adanya peningkatan anggaran belanja operasional, ia memastikan jika hal tersebut merupakan dampak langsung dari adanya kebijakan pusat serta bukan belanja pegawai.
“Itu dampak langsung karena ada kegiatan operasional yang naik. Yang penting bukan belanja pegawai tapi memang untuk kebutuhan dasar masyarakat saja,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











