KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID-Gelaran Open Day Syafana Islamic School untuk tahun ajaran 2026-2027 diserbu ribuan orang tua calon siswa. Acara yang digelar di Kampus Primary Paradiso, Sabtu 23 Agustus 2025 dihadiri lebih dari ribuan pengunjung yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan, mulai dari sesi sosialisasi kurikulum hingga tur fasilitas sekolah.
Antusiasme itu sejalan dengan proses pendaftaran online (online registration) yang dibuka pada 10 Agustus 2025 pukul 00.00 WIB. Hanya dalam dua jam, kuota untuk jenjang Primary (208 kursi) dan Lower Secondary (130 kursi regular serta 20 kursi boarding) langsung penuh dan masuk daftar tunggu (waiting list).
Ketua Penerimaan Siswa Baru Syafana Islamic School, Hashieful Hariery, mengatakan tingginya minat ini sudah diprediksi dari tahun-tahun sebelumnya.
“Setelah dua jam pendaftaran dibuka, level Primary dan Lower Secondary langsung close dan masuk waiting list. Total sudah 800 pendaftar masuk dalam sistem, namun tidak semua langsung diterima karena tetap melalui tes seleksi, karena kuota kita total hanya 800 di seluruh level, l” ujarnya, Minggu 24 Agustus 2025.
Seleksi akademik untuk level Secondary sudah dilaksanakan pada 16 Agustus 2025, sementara tes untuk Primary digelar bersamaan dengan acara Open Day.
Chief of PR and Marcom Syafana Islamic School, Fenti Pardini, menyebut lonjakan minat ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan Syafana.
“Syafana Islamic School hadir menjawab tantangan zaman. Tidak hanya akademik, tetapi juga pendidikan akhlak dan adab. Dengan tiga kurikulum nasional, internasional, dan Al Azhar Kairo kami menjaga keseimbangan sistem pendidikan,” katanya.
Salah satu orang tua murid, Pipit Ari Prahara, menceritakan pengalamannya saat mendaftarkan anak ketiganya di SMP Syafana.
“Proses pendaftaran seru, deg-degan, challenging, tapi happy. Bahkan kami sampai latihan dulu isi data agar tidak salah. Alhamdulillah terbantu sekali dengan komunikasi dari guru dan pihak sekolah yang sangat informatif,” ujarnya.
Menurut Pipit, daya tarik utama Syafana bukan hanya akademik, melainkan juga pembentukan karakter dan adab.
“Anak-anak jadi terbiasa shalat tepat waktu, punya batasan pergaulan, dan kesadaran sosial yang tinggi. Itu yang kami tidak temukan di tempat lain,” tambahnya.
Sejak berdiri pada 2005, Syafana Islamic School berkembang pesat dengan memiliki 7 kampus, empat kampus Kindergarten di Gading Serpong, The Icon BSD, Graha Raya Bintaro, dan Cilegon Park; satu kampus Primary di Paradiso Gading Serpong; Secondary di Foresta BSD City; serta Boarding School di Greenwich BSD City.
Selain didukung guru lulusan dalam dan luar negeri, Syafana juga bekerja sama dengan Syekh Hassan Heida, cendekiawan Al Azhar Kairo, untuk pembelajaran bahasa Arab dan santri boarding.
Dengan reputasi sebagai sekolah Islam rujukan, Syafana tidak hanya mencetak siswa berprestasi akademik, tetapi juga para hafidz Al-Qur’an 30 juz.
Editor: Bayu Mulyana











