SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten menyalurkan bantuan keuangan Rp100 juta untuk setiap desa. Program ini ditujukan memperkuat pembangunan, mendorong kemandirian, dan mengoptimalkan potensi lokal agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
DPMD Banten menegaskan komitmennya dalam pengembangan potensi desa demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Plt Kepala DPMD Banten, Berly Rizki Natakusumah, menyampaikan bahwa setiap desa memiliki keunggulan berbeda, mulai dari pertanian, pariwisata, perikanan, hingga ekonomi kreatif.
“Pemerintah provinsi melalui DPMD memberikan pendampingan dan fasilitasi agar potensi desa bisa dikelola lebih baik. Kami ingin desa-desa di Banten semakin mandiri dan mampu meningkatkan taraf hidup warganya,” ujar Berly, Jumat 29 Agustus 2025.
Selain dana bantuan, DPMD Banten juga mendorong program Teknologi Tepat Guna (TTG) sebagai ruang bagi pemuda desa untuk berinovasi. Melalui TTG, generasi muda didorong menghadirkan teknologi sederhana dan inovasi digital, seperti alat pertanian, produk olahan, hingga pemasaran online.
“Generasi muda desa memiliki energi dan kreativitas tinggi. Dengan dukungan TTG, mereka bisa menciptakan inovasi yang bermanfaat langsung bagi desa,” tambah Berly.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda menjadi kunci agar desa tidak hanya bergantung pada bantuan. “Kami ingin desa-desa di Banten bisa melahirkan produk unggulan, membuka lapangan kerja baru, dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Editor: Aas Arbi











