CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Komisis I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon kembali melakukan evaluasi kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
Kali ini, giliran Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cilegon dan juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon.
Kegiatan evaluasi tersebut dihadiri oleh Ketua Komisis I DPRD Kota Cilegon, Ahmad Hafid San sejumlah anggota Komisi I dan dilaksanakan di Ruang Rapat DPRD Kota Cilegon pada Senin 3 November 2025.
Pertama, komisi satu menyoroti soal kesiapan dari BPBD Kota Cilegon menjelang musim penghujan di Kota Cilegon, mengingat Cilegon menjadi langganan banjir tiap kali musim penghujan.
Ketua Komisi I DPRD Cilegon, meminta BPBD Cilegon siaga menghadapi musim hujan. Ia menegaskan pentingnya kesiapan sejak dini agar bencana bisa diminimalisir.
“Tadi BPBD kami mengingatkan bahwa, kita sudah mulai memasuki bulan Oktober, atau musim penghujan maka kami mengingatkan agar mempersiapkan semaksimal mungkin,” kata Ahmad Hafid.
Komisi I DPRD Cilegon juga mengevaluasi capaian investasi DPMPTSP. Target investasi tahun 2025 sebesar Rp17 triliun, realisasi sudah mencapai Rp16 triliun atau 93 persen.
Ahmad Hafid mengapresiasi capaian tersebut namun menekankan manfaat investasi bagi masyarakat, khususnya penyerapan tenaga kerja lokal.
“Namun, kami tetap mengingatkan dengan adanya Investasi tersebut sejauh mana nilai manfaat nya sejauh mana bisa menyerap tenaga kerja,” tegasnya.
Ia menambahkan, Cilegon kini menjadi primadona investasi. DPRD akan terus mengawal agar investasi memberi dampak positif.
“Saya katakan bahwa kami mendukung penuh investasi apalagi Cilegon digadang gadang sebagai primadona Inves,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











