KOTA TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Tangsel Flona Festival 2025 resmi berakhir pada Sabtu 15 November 2025. Acara yang menghadirkan berbagai pameran flora dan fauna.
Berbagai macam pameran terutama bunga anggrek, ikon Kota Tangsel, perlombaan, Pemkot Tangsel akan kembali menggelar event edukasi hingga pelayanan publik ini untuk ketiga kalinya di tahun depan.
Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengaku menikmati pagelaran Tangsel Flona Festival 2025, ia berjanji akan memperluas lagi kepesertaan Tangsel Flona Festival di tahun depan.
“Kita adakan lebih luas lagi, lebih lama lagi mungkin. Lebih menjangkau petani dan peternak-peternak di Tangsel,”ujar Benyamin, usai menutup acara.
Menurut Benyamin, Tangsel Flona Festival 2025 tahun ini harus evaluasi agar acara di tahun depan lebih semarak dan lebih mendapat perhatian semua pihak.
“Jadi kita evaluasi seluruh dari pameran ini. Misal memadai apa tidak?, kedua, tempatnya apa dengan cuaca panas begini cocok untuk anggrek dan sebagainya,” ujarnya.
“Artinya kita harus punya pilihan-pilihan tempat. Ketiga, keberagaman peserta, saya yakin belum semua potensi bisa terkumpul disini,” imbuhnya.
Menurut Benyamin, selain menjadi ikon Kota Tangsel, bunga anggrek juga memberi berkah untuk ekonomi masyarakat.
Ia menyontohkan bunga-bunga anggrek di Pasar Rawa Belong, petani Kota Tangsel menyuplai pasar di Jakarta.
Ketua Pecinta Anggrek Indonesia (PAI) Kota Tangsel, Tini Indrayanthi Benyamin menjelaskan, para petani anggrek di Tangsel mulai berusaha meningkatkan produktifitasnya lagi.
“Dan alhamdulilah banyak terjual juga di kegiatan ini,” katanya.
Lebih lanjut, Tini menyebut budidaya anggrek dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, apalagi tidak membutuhkan lahan yang luas.
“Anggrek ini tidak butuh lahan yang luas, malah ini makin mempercantik lingkungan,” katanya.
Editor: Abdul Rozak











