PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Seekor badak jawa jantan bernama Musofa berhasil ditranslokasi dari habitat alaminya menuju kawasan konservasi khusus Javan Rhino Study and Conservation Area (JRSCA) di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), Pandeglang, Banten.
Operasi pemindahan yang digelar Jumat (21/11) ini menjadi yang pertama dalam sejarah konservasi dunia.
Sebagaimana dikutip dari akun Instagram @pesonabantenofficial Balai TNUK dalam rilis resminya menyebut, operasi ini diberi nama ‘Operasi Merah Putih’, sebagai langkah monumental penyelamatan badak jawa yang kini berstatus sangat terancam punah.
Operasi dipimpin Danrem 064/Maulana Yusuf Banten sebagai Komandan Satgas, bersama Danlanal Banten dan Kepala Balai TNUK sebagai Wakil Komandan.
Sebelum pelaksanaan, tim melakukan berbagai persiapan, termasuk simulasi penggunaan kendaraan amfibi KAPA K-61 Marinir TNI.
Simulasi dilakukan untuk memastikan kesiapan medan dan teknis pemindahan mengingat kandang angkut badak diperkirakan berbobot lebih dari satu ton.
Pada hari pelaksanaan, KAPA K-61 menjadi faktor kunci keberhasilan. Kendaraan amfibi berkapasitas besar itu mampu menembus jalur ekstrem dan perairan di TNUK.
Daya jelajah dan stabilitas KAPA K-61 memastikan proses pemindahan berjalan aman serta meminimalkan stres pada satwa.
Operasi Merah Putih menandai babak baru upaya penyelamatan badak jawa dan memperkuat komitmen Indonesia dalam menjaga spesies endemik yang tersisa di Ujung Kulon.
Editor Daru Pamungkas











