SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Banten dalam tiga hari terakhir ini telah menimbulkan bencana banjir di Kota Serang, Kamis 18 Desember 2025.
Berdasarkan laporan dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, banjir terjadi di tiga kecamatan yakni Kecamatan Kasemen, Cipocok Jaya, dan Walantaka.
Ratusan rumah pun dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian mencapai 15 sampai 80 centimeter (Cm) ini. Selain itu, banjir juga telah membuat beberapa ruas jalan di Ibukota Provinsi Banten ini tergenang banjir.
Banjir paling parah terjadi di Kecamatan Cipocok Jaya, 548 rumah, 683 kepala keluarga dan 2.730 jiwa terdampak bencana ini. Ketinggian air bahkan mencapai 80 cm.
Sementara di Kasemen, 108 rumah dilaporkan terendam banjir dengan ketinggian 15-30 cm. Dan 150 di Kecamatan Walantaka. Jika ditotal terdapat 806 rumah yang terdampak banjir ini.
Tidak sampai disitu, bencana hidrometeorologi berupa angin kencang juga terjadi di Kota ini. Sedikitnya 4 rumah warga dilaporkan roboh, dan 2 pohon tumbang akibat angin kencang.
Selain itu, longsor juga terjadi di Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, warga Kota Serang dan sekitarnya diimbau untuk selalu waspada dan terus memantau perubahan cuaca dalam beberapa hari terakhir.
“Bagi masyarakat yang bermukim didaerah rawan bencana untuk selalu berhati – hati. Dan bagi pengguna jalan yang melintas didaerah rawan longsor dan pohon tumbang untuk selalu berhati – hati dan tetap waspada,”imbau BPBD dalam siaran persnya.
Editor Daru











