PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Pandeglang, MM Fuhaira Amin, menjadi pemateri dalam kegiatan Training of Trainers (ToT) pembina dan pelatih Paskibra tingkat Kabupaten Pandeglang tahun 2026 yang digelar di Wisma PKPRI Pandeglang.
Kegiatan ToT ini merupakan program pelatihan khusus untuk membekali calon pelatih atau fasilitator dengan kemampuan merencanakan, menyampaikan, serta mengevaluasi materi pelatihan secara efektif.
Tujuan dari pelatihan ini adalah mencetak trainer yang andal, menguasai teknik pengajaran, manajemen kelas, serta mampu mengembangkan metode instruksional agar materi mudah dipahami dan menarik.
Dalam kesempatan tersebut, Fuhaira Amin menyampaikan materi tentang kepemimpinan. Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin bukan sekadar sosok yang memberi perintah.
“Pemimpin itu bukan seorang bos, tetapi harus mampu meyakinkan dan membawa anggota organisasi mencapai tujuan sesuai visi dan misi,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Ia menjelaskan, Paskibra memiliki peran penting dalam pendidikan karakter, seperti menanamkan disiplin, integritas, tanggung jawab, serta etika dalam kehidupan sehari-hari.
“Paskibra juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan, saling menolong, dan menyayangi sesama,” katanya.
Selain itu, organisasi Paskibra turut menumbuhkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air, serta membentuk generasi yang unggul melalui pembinaan fisik, mental, dan keterampilan baris-berbaris.
Fuhaira juga menekankan pentingnya solidaritas dan persaudaraan dalam organisasi. Menurutnya, pemimpin tidak selalu harus yang paling tua, tetapi yang memiliki kedewasaan berpikir dan mampu mengutamakan kepentingan bersama.
“Ketika seseorang sudah mampu memikirkan orang lain dan mengedepankan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi, maka ia layak menjadi pemimpin,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menilai organisasi seperti Paskibra dan Pramuka memiliki kontribusi besar dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkualitas.
“Saya hampir tidak pernah melihat anak Paskibra terlibat tawuran atau kriminalitas. Organisasi seperti ini perlu mendapat apresiasi dari negara, baik melalui penguatan kurikulum di sekolah maupun dukungan anggaran, termasuk Pramuka,” tegasnya.
Editor: Mastur Huda











