SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kawasan Royal Baroe yang belum lama diresmikan, diproyeksikan menjadi ikon wisata baru di Kota Serang. Pengembangan kawasan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Pemerintah Kota Serang telah menjalin kerja sama dengan Bank Banten pada Kamis, 23 April 2026, untuk mendukung penataan kawasan Royal Baroe.
Kerja sama tersebut difokuskan pada dua program utama, yakni pembangunan gapura ikonik di sejumlah titik strategis serta pengembangan kampung tematik sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Seluruh pendanaan dan pelaksanaan proyek akan dilakukan oleh Bank Banten melalui program CSR, sementara Pemkot Serang berperan dalam menyiapkan konsep serta desain kawasan.
Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menegaskan bahwa proyek ini mengedepankan transparansi, terutama terkait sumber anggaran.
“Dana dan pengerjaan berasal dari Bank Banten, sementara kami memfasilitasi agar program ini berjalan di Royal Baroe,” ujarnya, Minggu, 26 April 2026.
Ia berharap penataan kawasan ini dapat meningkatkan daya tarik wisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami menyiapkan perencanaan, harapannya Royal Baroe menjadi lebih menarik dan mampu mendatangkan wisatawan,” katanya.
Sementara itu, Kepala DinkopUKMPerindag Kota Serang, Wahyu Nurjamil, menjelaskan bahwa Bank Banten akan membangun gapura di tiga titik strategis sebagai penanda kawasan.
Selain itu, tiga wilayah akan dikembangkan menjadi kampung tematik, yaitu Pegantungan, Kebon Sayur, dan Gang Mangga Dua, guna memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Ada tiga kampung yang dijadikan kampung tematik untuk mendorong pemberdayaan ekonomi warga,” jelasnya.
Proyek penataan Royal Baroe ditargetkan mulai dikerjakan pada Mei 2026 setelah seluruh aspek teknis rampung. Pemkot Serang juga tengah menyiapkan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) khusus untuk memastikan pengelolaan dan pemeliharaan kawasan berjalan optimal dalam jangka panjang.
Dengan kolaborasi ini, Pemkot Serang optimistis Royal Baroe akan menjadi ikon wisata baru yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Editor: Mastur Huda











