LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Panitia khusus (Pansus) mulai bahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Lebak Tahun Anggaran (TA) 2025. Pansus mulai membahas dan mendalami hasil pembahasan realisasi kinerja anggaran dengan OPD.
Dalam sepekan ini, Pansus LKPj Bupati Lebak Tahun Anggaran 2025 mendengar pemaparan dari seluruh OPD. “Ya, dari hasil pembahasan awal dengan seluruh OPD, minggu ini kami tindak lanjuti dengan rapat kerja pembahasan lanjut untuk mendalami yang telah dipaparkan,” kata Ketua Pansus LKPj Bupati, Muammar Adi Prasetya, Jumat, 8 Mei 2026.
Muammar mengatakan, Pansus akan kembali memanggil OPD untuk rapat kerja lanjutan. Namun tidak seluruhnya akan dilakukan pendalaman.
Anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar ini memang tidak merinci keseluruhan hal apa saja yang disorot. Namun, salah satunya terkait dengan pendapatan daerah.
“Clue-nya nih, kebocoran belanja tidak sebesar kebocoran pendapatan. Makanya yang kita mau dalami ini dari OPD-OPD pengampu. Karena kita melihat ada pendapatan yang seharusnya bisa kita maksimalkan tetapi belum dilakukan,” ungkap Muammar.
Selain persoalan pendapatan, hal yang akan didalami Pansus dari OPD adalah bagaimana mengoptimalkan aset dan barang milik daerah (BMD). Karena, banyak aset daerah yang tidur dan tidak terurus kemudian terbengkalai.
“Termasuk yang tidak kalah penting tentunya mengenai pelayanan kepada masyarakat. Ini semua kita mau dalami,” kata politisi Golkar ini.
Sementara itu Ketua DPRD Lebak, Juwita Wulandari meminta agar LKPj Bupati dapat dicermati dan menjadi bahan kajian di dalam pembahasan Pansus. “Untuk memastikan APBD digunakan efektif, tepat sasaran dan akurat,” katanya.
Editor : Rostinah











