PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Rumah milik Said, warga Kampung Mekarjaya, Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, tertimbun tanah longsor, Jumat dini hari, 22 Mei 2026. Musibah ini tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
Bencana alam itu membuat rumah yang berada di tebing rusak. Said menderita kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp 100 juta.
Ketua Forum Kampung Siaga Bencana (KSB) Provinsi Banten, Beni Madsira mengatakan, pihaknya menerima laporan bencana tanah longsor itu dari anggotanya.
“Jadi tebing tanah tinggi berada tepat samping rumah secara tiba-tiba mengalami longsor. Menimbun rumah milik Said, warga Kampung Mekar Jaya,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID melalui sambungan telepon sekuler, Jumat, 22 Mei 2026.
Bencana tanah longsor tidak sampai menimbulkan korban luka dan jiwa. Hanya saja kondisi bangunan rumah mengalami rusak berat.
“Pemilik mendalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 100 juta,” katanya.
Ketua KSB Sindangresmi, Asid menambahkan, rumah terdampak longsor satu KK.
“Rumah milik pak Said yang dihuni oleh empat anggota keluarga,” katanya.
Lebih lanjut, Asid mengungkapkan, kebutuhan korban tanah longsor saat ini ialah pakaian. Lalu makanan siap saji, alat dapur.
“Karpet, terpal dan kebutuhan lain. Dan juga rumah,” katanya.
Editor: Agus Priwandono











