• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Berita Utama

BPKD Pastikan Kas Daerah Pandeglang Aman, Bantah Isu Uang Puluhan Miliar Hilang

Purnama Irawan by Purnama Irawan
Rabu, 8 Juli 2026 12:38
in Berita Utama, Pandeglang
BPKD Pastikan Kas Daerah Pandeglang Aman, Bantah Isu Uang Puluhan Miliar Hilang

Kepala BPKD Kabupaten Pandeglang Gimas Rahadyan menjelaskan kondisi keuangan daerah dan pengelolaan kas daerah di ruang kerjanya, Selasa, 7 Juli 2026.

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kabupaten Pandeglang, Gimas Rahadyan, menegaskan kondisi kas daerah Kabupaten Pandeglang tetap aman dan terkendali. Ia sekaligus membantah isu yang menyebut uang puluhan miliar rupiah di kas daerah hilang atau raib.

Menurut Gimas, kondisi keuangan daerah tetap dapat dipertanggungjawabkan. Hal itu dibuktikan dengan Kabupaten Pandeglang yang kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI untuk ke-10 kalinya.

RelatedPosts

Paramount Land Dukung KORPRI Night Run 2026, 6.700 Peserta Padati Gading Serpong

Paramount Land Dukung KORPRI Night Run 2026, 6.700 Peserta Padati Gading Serpong

Minggu, 11 Oktober 2026 08:58
Bermain di BIS, Persita Kalahkan Garudayaksa FC Lewat Gol Menit Akhir

Bermain di BIS, Persita Kalahkan Garudayaksa FC Lewat Gol Menit Akhir

Minggu, 11 Oktober 2026 07:37
Manchester United Gagal Menang, Tottenham Samakan Skor pada Menit 90+2

Manchester United Gagal Menang, Tottenham Samakan Skor pada Menit 90+2

Minggu, 11 Oktober 2026 07:30
Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang, Dua Kernet Bus Ditahan

Keroyok dan Tusuk Calon Penumpang, Dua Kernet Bus Ditahan

Minggu, 11 Oktober 2026 06:44

“Tidak ada bahasa hilang karena semua pertanggungjawaban keuangan daerah telah diaudit oleh BPK dan mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Semua sudah dapat dijelaskan secara terbuka. Catatan dari BPK lebih bersifat pengendalian internal dan tertib administrasi, bukan karena ada uang yang harus dikembalikan ke kas daerah,” kata Gimas, Rabu, 8 Juli 2026.

Gimas menjelaskan, pada Tahun Anggaran (TA) 2025, Pemerintah Kabupaten Pandeglang menghadapi kondisi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tidak tercapai. Di sisi lain, pemerintah daerah tetap harus memenuhi sejumlah belanja prioritas, salah satunya pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Dalam kondisi tersebut, Pemkab Pandeglang memanfaatkan Sisa Saldo Dana Terikat yang tersedia di Rekening Kas Umum Daerah (RKUD), salah satunya yang bersumber dari Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG). Penggunaan dana tersebut, kata dia, diperbolehkan sesuai ketentuan dengan syarat harus dialokasikan kembali pada tahun anggaran berikutnya sesuai peruntukannya.

Ia menjelaskan, sisa Dana Terikat hingga akhir TA 2024 sebesar Rp37 miliar telah dialokasikan kembali pada APBD Tahun Anggaran 2025. Sementara berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK atas LKPD Tahun Anggaran 2025, masih terdapat saldo Dana Terikat sekitar Rp26 miliar yang harus dikembalikan pada program dan kegiatan yang telah ditentukan melalui APBD Tahun Anggaran 2026.

“Jadi apabila ada yang mengasumsikan dana itu hilang, itu tidak benar. Saldo Dana Terikat digunakan untuk membiayai belanja prioritas dan secara aturan memang diperbolehkan, dengan ketentuan harus dianggarkan kembali sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Menurut Gimas, Dana Alokasi Umum Specific Grant (DAU SG) berbeda dengan DAU reguler. DAU reguler bersifat block grant sehingga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan daerah, sedangkan DAU SG hanya diperuntukkan bagi program prioritas nasional, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar kepada masyarakat.

Ia mengatakan, kebijakan DAU SG telah diterapkan oleh Kementerian Keuangan sejak 2023 sebagai upaya meningkatkan pemerataan kualitas pelayanan publik di daerah.

Gimas menegaskan, istilah “uang kas daerah hilang” tidak tepat digunakan dalam konteks pengelolaan keuangan daerah.

“Kalau dikatakan hilang, itu sesuatu yang tidak rasional dalam manajemen pengelolaan keuangan daerah. Tidak mungkin uang itu raib begitu saja,” tegasnya.

Ia juga meluruskan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan adanya uang kas daerah yang hilang. Yang terjadi adalah realisasi PAD tidak mencapai target sehingga likuiditas kas daerah menurun. Kondisi tersebut membuat pemerintah daerah menggunakan saldo Dana Terikat yang masih tersedia di RKUD untuk memenuhi kebutuhan belanja yang mendesak.

Terkait hal itu, BPK memberikan rekomendasi agar pemerintah daerah mengembalikan alokasi Dana Terikat ke program yang telah ditetapkan pada tahun anggaran berikutnya sebagai bagian dari pengendalian internal dan tertib administrasi pengelolaan kas daerah.

“Kita kembalikan ke posisi semula melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 untuk mendanai program yang telah direncanakan. Jika belum dapat dipenuhi pada tahun ini, tentu akan kembali menjadi catatan BPK pada pemeriksaan berikutnya,” pungkasnya.

Editor: Mastur Huda

Tags: apbd pandeglangBPK RIbpkd pandeglangdau sgkas daerah PandeglangPAD PandeglangRKUDwtp
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ribuan Aset Tanah Pemkot Serang Belum Bersertifikat, Ini Penjelasan BPKAD

Next Post

Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Menang Dramatis, Swiss Singkirkan Kolombia

Next Post
Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Menang Dramatis, Swiss Singkirkan Kolombia

Hasil 16 Besar Piala Dunia 2026: Argentina Menang Dramatis, Swiss Singkirkan Kolombia

Modifikasi Cuaca Banten

Waduk Karian Terancam Kekeringan, BMKG Petakan Wilayah Prioritas Modifikasi Cuaca

Jumat, 9 Oktober 2026 16:23
Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Sekolah Gratis Sasar Madrasah, Budi Prajogo Apresiasi Gubernur Banten

Selasa, 17 Maret 2026 14:08
Kylian Mbappe Liverpool

Mbappe Berpotensi Hengkang dari Real Madrid, Liverpool Dikabarkan Jadi Tujuan Berikutnya

Sabtu, 10 Oktober 2026 14:04
Dinilai Berpihak Pada Rakyat, Anggota DPRD Yanti Mustati Apresiasi Kepemimpinan Bupati Zakiyah

Dinilai Berpihak Pada Rakyat, Anggota DPRD Yanti Mustati Apresiasi Kepemimpinan Bupati Zakiyah

Jumat, 9 Oktober 2026 22:04
Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Bupati Pandeglang Larang Kepala OPD Mudik Menggunakan Mobil Dinas

Selasa, 17 Maret 2026 13:25
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49
Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Wakil Ketua DPRD Pandeglang Siap Gaji dan Tunjangan Dipangkas Demi Selamatkan Negara

Selasa, 17 Maret 2026 13:06

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Paramount Land Dukung KORPRI Night Run 2026, 6.700 Peserta Padati Gading Serpong

Paramount Land Dukung KORPRI Night Run 2026, 6.700 Peserta Padati Gading Serpong

by Mulyadi
Minggu, 11 Oktober 2026 08:58
0

Sebanyak 6.700 peserta memadati kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, saat mengikuti Gemilang KORPRI Night Run 2026, Sabtu (10/10/2026).

Bermain di BIS, Persita Kalahkan Garudayaksa FC Lewat Gol Menit Akhir

Bermain di BIS, Persita Kalahkan Garudayaksa FC Lewat Gol Menit Akhir

by Nurandi
Minggu, 11 Oktober 2026 07:37
0

Dua pemain Persita Tangerang merayakan kemenangan atas Garudayaksa FC dalam lanjutan BRI Super League di Banten International Stadium, Serang, Sabtu...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.