SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Piala Presiden 2026 dipastikan bergulir mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026. Turnamen pramusim bergengsi ini akan diikuti delapan tim, terdiri atas enam klub Indonesia dan dua tim undangan dari Asia Tenggara.
Persib Bandung tidak mengusung target muluk pada turnamen pramusim tersebut. Tim berjuluk Pangeran Biru itu menjadikan Piala Presiden sebagai ajang memanaskan mesin sekaligus meningkatkan kebugaran fisik para pemain menjelang kompetisi resmi bergulir.
Persib tergabung di Grup A dan akan memainkan seluruh pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Grup ini dihuni Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC dari Brunei Darussalam, serta Tampines Rovers dari Singapura.
Pelatih Persib, Igor Tolic, menegaskan staf pelatih tidak memberikan ekspektasi tinggi kepada tim di Piala Presiden. Ia mengatakan, Maung Bandung akan memaksimalkan turnamen ini untuk memulihkan kebugaran sekaligus mematangkan adaptasi para pemain baru dengan atmosfer klub.
“Kami tidak memiliki ekspektasi apa pun di Piala Presiden. Kami akan mencoba menjadikannya sebagai bagian dari periode persiapan kebugaran fisik pemain,” kata Tolic, dikutip dari laman resmi Persib.
Pada musim ini, juara Super League tersebut dihadapkan pada jadwal kompetisi yang sangat padat karena akan mengikuti empat ajang. Karena itu, target utama tim pelatih di Piala Presiden adalah memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik saat memasuki September, ketika jadwal pertandingan mulai padat.
“Target utama bagi kami adalah untuk siap menghadapi pertandingan-pertandingan AFC Champions League Two, yaitu untuk siap menghadapi empat kompetisi lainnya. Kami menggunakan Piala Presiden agar para pemain bisa mengenal klub, Bobotoh, sekaligus menjadi lebih bugar dan siap menghadapi bulan September,” tambah Tolic.
Pada turnamen pramusim ini, Persib kemungkinan besar tidak akan diperkuat sejumlah pilar utamanya yang mendapat panggilan tim nasional. Menghadapi situasi tersebut, tim pelatih akan mengombinasikan pemain asing dengan para pemain muda bertalenta milik Persib.
“Tahun ini ada keadaan khusus karena tim nasional sedang bersiap-siap untuk kompetisi mereka. Jadi, pada dasarnya kami ingin membantu Indonesia, kami ingin membantu tim nasional. Dan kami memiliki jumlah pemain yang besar di tim nasional,” pungkasnya.*
Editor : Krisna Widi Aria











