SERANG – Pedagang Kaki Lima (PKL) sepakat dengan rencana relokasi yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Serang pada awal tahun 2016 mendatang, selama fasilitas dan infrastruktur tersedia.
“Pedagang tentu sepakat, selama fasilitas dan infrastrukur yang dibutuhkan tersedia. Seperti listrik, tempat sampah, toilet, mushola, bahkan dengan keamanan,” ungkap Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Banten Aan Nurhandiat, kepada wartawan, Senin (23/11/2015).
Pedagang juga harus kooperatif, lanjut dia. “Bagi saya, yang penting ada niat baik juga dari pengembang, siapkan fasilitas yang dibutuhkan PKL, jangan sampai dibuat tidak nyaman, kepanasan,” tambah Aan.
Selain itu, Aan mengatakan, persoalan infrastruktur tentunya harus dirawat dengan baik, sehingga pedagang dan pembeli merasa nyaman bertransaksi di sana. “Dan selanjutnya harus disepakati juga biaya listrik, kebersihan dan keamanan, agar ke depannya tidak terjadi polemik,” katanya.
Aan menjelaskan, PKL di Pasar Rau tersebut terdapat kurang lebih seribu pedagang, namun jika PKL yang hanya ada di luar pagar RTC sekitar 600-700 pedagang. “Tentunya kami berharap agar pemindahan tersebut harus dapat membuat nyaman pedagang, jangan sampai memberatkan atau bahkan mematikan usaha mereka,” jelasnya. (Fauzan Dardiri)








