CILEGON – Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Banten, Ari Tjahyono mengatakan, tingginya angka kecelakaan yang terjadi di Provinsi Banten membuat pengeluaran dana santunan di Jasa Raharja membengkak. Dari awal Januari 2016 hingga saat ini, Jasa Raharja mengeluarkan dana santunan itu sekira Rp3 miliar setiap bulannya.
“Kami rata-rata menyantuni korban kecelakaan itu Rp3 miliar per bulan untuk Provinsi Banten. Setiap korban lalu lintas yang masuk ke rumah sakit itu pasti terdata sama kami untuk meng-cover korban kecelakaan yang terjamin di Jasa Raharja,” ujar Ari, seusai acara Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Tahun 2016 di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (21/4/2016)
Dijelaskan Ari, 70 persen dari angka kecelakaan yang terjadi adalah pengguna kendaraan roda dua. “Penyebab kecelakaan di data kami dari roda dua, semua kecelakaan kita jamin terkecuali kecelakaan tunggal,” katanya.
Diungkapkan Ari, fasilitas jalan raya yang baik mempengaruhi untuk menekan angka kecelakaan. “Jalan yang dibetonisasi itu sangat bagus untuk menekan angka kecelakaan,” katanya.
Selain itu, dari tingginya jumlah angka kecelakaan yang terjadi, untuk angka kematian saat ini sudah mengalami penurunan. “Untuk korban meninggal dunia sudah turun, banyak hanya luka-luka saja. Ini juga mencerminkan tentang angka kesadaran masyarakat untuk berlalu lintas sudah mulai membaik,” katanya. (Riko)










