Perselingkuhan bukan selalu menjadi alasan perceraian. Hubungan suami istri secara liar juga bisa menjadi alasan istri menggugat cerai suaminya. Seperti halnya yang terjadi terhadap rumah tangga Juen (35), nama samaran. Ia memaksa Sisi (32), nama samaran istri pertama Juen, untuk bersama-sama menikmati hubungan suami istri bersama Hesti (29), nama samaran istri kedua Juen.
Lantaran sering dipaksa, Sisi akhirnya melayangkan gugatan cerai ke Pengadilan Agama. Alasan yang ia gunakan adalah tidak mampu memenuhi keinginan seks suami yang abnormal. “Permintaannya tidak masuk diakal. Saya tidak mungkin bisa memenuhi keinginan Mas Juen. Meskipun dia memaksa saya sekali pun, saya tidak mungkin memenuhi keinginannya,” kata Sisi.
Menurut Sisi, Juen memiliki fantasi hubungan suami istri secara berlebihan. Sisi kerap diajak suaminya untuk berhubungan intim, yang melibatkan istrinya yang lain. “Mas Juen inginnya berhubungan suami istri bareng istrinya yang lain. Sudah begitu dengan gaya bermacam-macam. Saya jijik,” ujar Sisi.
Sejak awal, kata Sisi, Juen sudah melakukan penipuan. Ini ketika Juen meminta izin untuk menikah lagi dengan seorang janda. Kala itu Juen mengaku, sang janda membutuhkan bantuan keuangan. Lantaran kasihan, dia ingin menikahinya. “Kata Mas Juen, janda itu dulunya teman. Sekarang dia punya satu anak, tapi suaminya baru saja meninggal. Eh, tahunya mantan suami Hesti bukan meninggal, tapi pergi karena Hesti selingkuh dengan Mas Juen,” katanya.
Selain itu Juen mengaku, akan berumah tangga dengan Hesti di rumah berbeda. Namun nyatanya, sejak mereka menikah Hesti tinggal satu atap dengan Sisi. “Awalnya, Mas Juen bilang cuma sementara. Sebab dia sedang mencari rumah yang pas untuk Hesti. Namun ternyata, setelah lima bulan berlalu, Hesti tetapi saja tinggal di rumah kami,” ujarnya.
Sempat terjadi pertengkaran antara Sisi dan Juen. Pertengkaran itu berbuah pada Juen yang membangun sebuah rumah baru tidak jauh dari rumah mereka. Namun selama rumah dibangun, Hesti tetap tinggal di rumah dengan Sisi dan Juen. Jelas ini membuat Sisi semakin meradang. “Mas Juen berkelit terus, dia sepertinya ingin sekali Hesti tinggal satu atap dengan saya,” ujarnya.
Persoalan tempat tinggal ini terjadi sebelum muncul permasalahan hubungan suami istri bertiga. Menurut Sisi, hampir satu tahun lamanya Juen seperti mencoba mengakrabkan Sisi dan Hesti. “Terlihat sekali kalau Mas Juen ingin saya akur dengan Hesti. Waktu itu, saya memang sengaja ketus dan galak. Masalahnya saya kan kesal,” jelas Sisi.
Lama-kelamaan, hati Sisi mulai melunak. Setelah dibujuk terus-menerus oleh Juen, akhirnya Sisi mulai menerima kehadiran Hesti. “Selain itu, Hesti memang selalu menurut dan baik. Meskipun saya ketus, dia tidak pernah marah. Meskipun saya memang sedikit aneh, diketusin dia tidak marah juga tidak takut,” katanya.
Nah, pada saat itulah, misi Juen berikutnya dilancarkan. Ternyata harapan Sisi untuk bisa menerima kehadiran Hesti ada tujuannya. Ia berharap Sisi mau ikut bercinta ketika Juen sedang berhubungan suami istri dengan Hesti. “Pada malam kapan itu, saya lupa, Mas Juen bilang kalau saya boleh tidur dengannya bersama Hesti. Awalnya saya bilang tidak mau, tapi Mas Juen terus membujuk saya begitu,” akunya.
Juen, kata Siti, tidak pernah menyerah membujuknya tidur bertiga di kamar Hesti. Namun pada suatu malam, Juen menggunakan manuver lain. “Waktu itu, Juen membawa Hesti ke kamar tidur kami. Di situlah saya dipaksa untuk berhubungan suami istri bertiga dengan Hesti,” ujarnya.
Sisi sempat dipaksa, bahkan Juen marah besar ketika Sisi menolak bercinta dengannya di hadapan Hesti. Lantaran itulah, Sisi terpaksa memenuhi keinginan Juen. “Saya ditampar Mas Juen karena menolak keinginannya,” aku Sisi.
Berbeda dengan Sisi, Hesti terlihat tidak melawan. Sepertinya Hesti sudah satu paham dengan Juen, mereka berdua adalah penganut berhubungan bertiga. “Tahu tentang mereka berdua senang begitu baru-baru ini. Jadi Mas Juen kerap pergi ke hotel, lalu tidur bertiga bersama Hesti dan seorang wanita sewaan,” katanya.
Sisi sempat berharap, keinginan Juen bersifat sementara. Namun nyatanya Juen terus-menerus meminta itu kepada kedua istrinya. Karena itulah, Sisi keluar dari rumah dan menuntut cerai kepada Juen. “Saya tidak suka dengan gaya-gaya aneh seperti itu. Lebih baik saya cerai saja, biar mereka sewa perempuan lain atau cari istri yang mau tidur bertiga,” kata Sisi. (Sigit/Radar Banten)










